Sukses

Penis Kecil pada Anak

18 Oct 2014, 12:07 WIB
Wanita, 40 tahun.
Dokter anakq usia 10 th tp penisnya terlalu kecil... Anakq bbnya 53. Dlm kondisi nornal atau biasa cm kelihatan sebesar ujubg jari. Kalo lg tegang cm sebesar jari kelingkibg org dewasa. Gmn bisa sunat dok kalo penisnya imut gt. Mohon solusinya dok... thx

Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Mikropenis adalah ukuran penis yang kecil. Tapi secara genetalialnya normal, penis dan testisnya normal. Penelitian pada Asian Baby menyimpulan bahwa jika ukuran penis lahir  ( 0 – 3 hari ) kurang dari 2,6 cm maka anda harus waspada karena termasuk mikropenis. Pertumbuhan penis relatif sangat sedikit hingga anak berumur ± 5 tahun. Tapi ketika mencapai awal pubertas panjang penis rat-rata 6 cm (dalam kondisi flexid). Setelah pubertas barulah 5 tahun kemudian penis ini masuk pada ukuran dewasa.

Panjang penis bayi baru lahir pada kondisi rileks umumnya 3,1-4,7 cm, anak umur 1 tahun 3,9-5,6 cm, dan anak umur 6 tahun 5,2-7 cm. Kekurangan 2,5 cm dari rentang ukuran normal masih tidak perlu dikhawatirkan. Penis yang kurang dari ukuran normal itu disebut penis kecil dan belum perlu terapi hormon. Namun, jika kekurangannya > 2,5 cm dari rentang ukuran normal, anak dapat disebut mikropenis sehingga perlu diterapi. Pada bayi gemuk, ukuran penis dapat terlihat lebih kecil meskipun sebenarnya normal karena penis tampak "tenggelam". Untuk mengukur penis, lakukan saat penis sedang relaksasi jangan saat ereksi, karena pasti ukurannya lebih pendek.

Terapi mikropenis pada anak adalah dengan menyuntikkan hormon testosteron secara berkala (biasanya maksimal 4x setiap 3 minggu). Mikropenis hanya bisa ditanggulangi sebelum memasuki masa akil balig atau maksimal saat anak berusia 12 tahun. Lewat dari itu, tidak akan menunjukkan hasil maksimal, bahkan boleh dibilang tidak ada gunanya. Terapi ini sebagian menunjukkan hasil yang cukup baik jika dilakukan sedini mungkin.

Untuk memastikan apakah anak Anda termasuk mikropenis sebaiknya dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau spesialis bedah urologi mengenai masalah anak Anda.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar