Sukses

Nyeri Sendi, Apakah Karena Asam Urat?

19 Oct 2014, 06:09 WIB
Pria, 49 tahun.
Saya mengalami kesemutan pada tangan yg aktif (terutama sebelah kanan). Sendi sendi jari tangan kanan terasa sakit semua dan jempol kaki kanan saya terasa tebal dan bila disentuh spt tdk terasa (mati rasa), tp kalau ditekan terasa sakit. Pertanyaan ; apakah saya mengalami asam urat dok? Saya sudah periksa ke puskesmas dan di kasih obat MELOXICAM , RANITIDIN , ALLOPURINOL. Obat sdh sy minum sp habis slm 10 hari, tp tidak sembuh juga. Demikian dok, terimakasih sebelumnya.

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sebelumnya kami memiliki beberapa pertanyaan. Sejak kapan keluhan tersebut Anda rasakan? Apakah ada gejala lain selain kaku sendi, rasa kaku terutama pagi hari saat bangun tidur, demam, kemerahan atau bengkak pada sendi? Apakah Anda sudah melakukan pemeriksaan laboratorium untuk menilai kadar asam urat, jika sudah, berapa hasilnya?

Nyeri pada persendian dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk asam urat dan arthritis (radang sendi), rheumatoid arthritis, penyakit autoimun, dan sebagainya. 

Asam urat merupakan zat sisa yang dibentuk oleh tubuh pada saat regenerasi sel. Bila terjadi peningkatan kadar asam urat dalam darah tanpa menimbulkan gejala apapun maka disebut dengan hiperurisemia asimtomatik. Sedangkan, bila terjadi peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh yang tidak dapat dikendalikan dan menyebabkan gejala maka dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti artritis gout (radang pada persendian) atau batu ginjal. Beberapa orang dengan gout membentuk lebih banyak asam urat dalam tubuh nya (10%), sehingga sisa asam urat (90%) dalam tubuh Anda, tidak efektif dibuang melalui air seni. Genetik, jenis kelamin, dan nutrisi (peminum alkohol, obesitas) memegang peranan penting dalam pembentukan penyakit gout. Kadar asam urat yang tinggi dapat mempengaruhi ginjal yaitu memicu pembentukan dari batu ginjal dimana batu ginjal ini dapat mempengaruhi fungsi dari ginjal.

Untuk mendiagnosis penyakit asam urat maka perlu dilakukan pemeriksaan kadar asam urat dalam darah. Setelah diketahui hasilnya tinggi namun tidak memberikan gejala maka perlu dilakukan perubahan gaya hidup/diet dalam 3 bulan ke depan kemudian dilakukan pemeriksaan kadar asam urat ulangan. Jika masih tinggi maka dapat diberikan obat allopurinol yang perlu diberikan dalam pemantauan dokter dan tidak boleh diminum sembarangan.

Bila kadar asam urat tinggi dan memberikan gejala (misal: pembengkakan sendi) maka perlu mengunjungi dokter untuk terlebih dahulu diberikan obat anti radang. Obat anti asam urat baru diberikan setelah peradangan mereda. Selain itu, perlu juga dilakukan pemeriksaan fungsi ginjal. Allopurinol tidak boleh dikonsumsi saat terjadi gout akut (sendi nyeri, bengkak, dan merah) karena akan memperparah nyeri. Saat gout akut hanya boleh mengkonsumsi obat anti nyeri. Setelah nyeri mereda, lanjutkan konsumsi allopurinol

Anda mendapatkan obat meloxicam (anti nyeri), ranitidin (obat lambung), dan allopurinol (obat asam urat). Jika memang sudah terbukti asam urat, sebaiknya lanjutkan pengobatan secara teratur, jika hanya diminum sekali-sekali dan tidak teratur tentu hasilnya pun tidak akan maksimal. Pengobatannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Namun karena kami tidak melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap Anda, kami tidak dapat menentukan apakah benar Anda menderita gout. Selain itu diperlukan juga pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosis gout. Kami sarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk terapi lebih lanjut.

Berikut kami sertakan artikel mengenai asam urat:

Asam Urat, Inilah Dietnya

Inilah Daftar Makanan Tinggi Asam Urat

Berdamai dengan Asam Urat

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar