Sukses

Maag Akut, Kronik Atau GERD?

20 Oct 2014, 08:48 WIB
Pria, 25 tahun.
Dok saya mau tanya ni, beberapa bulan ini saya sering mengalami nyeri ulu hati yang sangat sakit sekali, saya sudah pernah rawat jalan dan dikasih obat omeprazole sama inpepsa, terus yang terakhir saya akhirnya opname di rumah sakit karena ulu hati sakit sekali dan lambung perih sekali, pulang obatnya juga sama.saya di vonis maag kronis di RS saya pernah periksa ke dokter spesialis penyakit dalam katanya radang lambung. sebenarnya saya sakit apa dok, maag kronis,maag akut, atau GERD , yang saya rasakan adalah nyeri di ulu hati sakit sekali seperti di remes2, terakhir lambung perih sekali, apakah obat yang dikasih sudah tepat atau gimana soalnya sering kambuh dan saya takut atau trauma kalau mau makan sesuatu

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sekilas kami akan membahas mengenai perbedaan maag akut, maag kronis dan GERD.

Maag atau bisa juga disebut sebagai dyspepsia merupakan suatu kumpulan gejala yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan, dapat disebabkan oleh stres, beberapa pengobatan, pada beberapa kasus kompilasi menjadi gastritis paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri (H.pylori). Pengobatan berupa perubahan pola makan, kurangi kopi, teh, makanan pedas, soda,makanan yang asam serta banyak gas seperti kol, sawi. Serta untuk mengingat jangan telat makan, dan makan secara teratur, cobalah untuk konsumsi makanan sedikit-sedikit namun sering. Perbedaan antara maag akut dan kronis adalah berdasarkan waktu terjadinya saja. 

Akut digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi atau penyakit yang terjadi tiba-tiba, dalam waktu singkat, dan biasanya menunjukkan gangguan yang serius. Untuk menggambarkan tingkat nyeri (rasa sakit), istilah akut digunakan untuk menggambarkan rasa sakit yang hebat dan tajam. Sedangkan kronik digunakan untuk menjelaskan suatu kondisi atau penyakit yang terjadi dalam periode lama, berulang, terjadi perlahan-lahan dan makin serius.

Sedangkan GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan) adalah peningkatan asam lambung yang dapat menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada.

Untuk menentukan diagnosa suatu penyakit diperlukan wawacara medis secara lengkap, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan), sehingga kami tidak dapat memastikan diagnosa penyakit Anda tanpa adanya pemeriksaan secara langsung. Namun merujuk dari keluhan Anda, diagnosa GERD dapat disingkirkan jika tidak ada keluhan nyeri dada dan sesak. 

Berikut kami lampirkan berbagai artikel terkait keluhan Anda:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar