Sukses

Mengapa Cepat Lelah dan Sesak Napas?

20 Oct 2014, 03:32 WIB
Wanita, 27 tahun.
Assalamualaikum... saya mempunyai riwayat TBC sumsung tulang lutut sbelah kiri pada tahun 2005... saya sudah di nyatakan dokter tidak usah lagi mengkomsumsi obat rutin sejak 2 tahun pengobatan 2005-2007,saya di nyatakn sehat,berat badan berangsul naik daro 30kg hingga normal ideal 42kg,, tp tetap saja saya tidak bisa melakukan aktivitas yang berat,cepat lelah,7 sesak nafas,, Sejak 4 bulan terakhir saya mengalami berat badan turun draktis hingga skarang berat saya 35kg,,, pertanyaan saya pd dokter,, apakah TBC saya kumat lagi?? tolong berikn solusinya.. saya juga sering mengalami sakit kepala sbelah (migren).. apakah sakit kepala ini berhubungan dgn riwayat penyakit yang ada di dlm tubuh saya??? Tolong berikan solusinya dokter... jika saya merasa tertekan oleh masalah kluarga,bisnis,, Pasti Sesak Nafas saya kambuh hingga saya tidak bisa menanganinya sendiri,, Tolong dokter berikn solusinya,,bagaimana yg terbaik buat kesehatan saya saat ini,,, Terimakasih, Walaikumsalam wr.wb.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Perasaan mudah lelah dapat disebabkan oleh asupan makanan yang kurang, aktivitas berlebihan, olahraga yang kurang, kurang istirahat, kondisi infeksi, anemia, gangguan hormon, tekanan darah rendah. Perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu baru dapat mengetahui apa yang harus dilakukan. Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi ke dokter untuk diperiksa lebih jauh. Mungkin diperlukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah lengkap. 

 

Anda dapat mencoba mengurangi aktivitas agar tidak berlebihan, istirahat yang cukup, makan teratur dengan menu gizi seimbang, banyak minum air putih, dan berolahraga teratur (minimal 3x per minggu). Suplemen yang dasar dapat dikonsumsi, namun asupan nutrisi yang bergizi kaya buah dan sayur akan lebih baik.

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung).

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Bagaimana dengan keluhan Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Berdasarkan keterangan yang kami berikan, kira kira apa yang memicu rasa sesak napas Anda? Apakah ada riwayat asma pada diri Anda? Apakah Anda merokok? Beberapa pertanyaan lain yang juga harus dijawab adalah:

  • Apakah sesak napas dirasakan hilang timbul atau terus menerus?
  • Apa yang menjadi pemicu timbulnya sesak napas? Apakah setelah beraktifitas, setelah mendapat paparan debu, setelah mengkonsumsi makanan tertentu, setelah berolah raga, saat stres, dll?
  • Berapa bantal yang dibutuhkan untuk tidur? Apakah merasa sesak jika hanya tidur dengan satu bantal?
  • Seberapa berat sesak napas? Apakah masih bisa berbicara lancar saat sesak napas kambuh atau sulit untuk berbicara saat dalam kondisi sesak?
  • Apakah memiliki riwayat asma?
  • Apakah memiliki riwayat sakit paru-paru?
  • Apakah memiliki riwayat sakit jantung?
  • Adakah riwayat sakit lambung yang kronis?

Untuk mengetahui penyebab dari keluhan Anda dibutuhkan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik yang lengkap dan juga dibutuhkan pemeriksaan penunjang yang diperlukan seperti misalnya pemeriksaan darah dan pemeriksaan foto rontgen. 

Selain dari kelainan organik juga perlu diketahui apakah terdapat kondisi psikologis yang terganggu. Sesak napas juga dapat disebabkan karena gangguan psikologis seperti cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan. Atau juga dapat merupakan kombinasi keduanya. Saat ini jika pengobatan maag yang diberikan dokter memberikan manfaat maka dapat Anda lanjutkan sambil juga menimbang apakah saat ini ada yang mengganggu pikiran Anda.

Oleh karena itu sebaiknya Anda berkonsultasi dan kontrol dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam dalam mendiagnosis kelainan yang Anda alami. Jika Anda memiliki masalah yang dipendam dan mengganggu pikiran Anda, jangan ragu untuk melakukan ventilasi dengan curhat kepada teman, anggota keluarga terdekat atau tenaga medis profesional. Semoga Anda lekas sembuh!

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter  

 

0 Komentar

Belum ada komentar