Sukses

Penyebab Gangguan Bernapas

19 Oct 2014, 04:22 WIB
Wanita, 24 tahun.
Dokter, sudah sekitar semingguan ini saya merasakan sesak nafas yang awalnya hanya ringan saja, tapi semakin hari semakin parah dan membuat saya tidak bisa bosa tidur. kaki dan tangan saya selalu berkeringat dingin dan nafas saya selalu pendek pendek seperti terengah dan tiap saya ingin mengambil nafas panjang dan dalam saya selalu merasa kesulitan seperti tidak ad udara yg masuk meskipun saya juga memakai mulut waktu bernafas. puncaknya adalah ketika hari jumat kemarin saya harus dilarikan ke UGD karna saya benar2 tidak bisa bernafas dari hidung sampai seluruh badan saya dingin berkeringat jantung berdebar keras dan tangan saya sampai kesemutan dan berwarna keunguan.masalahnya setelah saya di tes darah, urin, rekam jantung dan rongten paru paru semuanya normal. cuma kata dokter ad sedikit bagian paru2 kanan saya sedikit kasar kemudian dokter jaga mendiagnosis sesak nafas saya diakibatkan karna magh karna memang saya punya riwayat penyakit magh. kemudian setelah 3 hri berselang dan saya rajin minum obat yg diresepkan doktersesak mulai berkurang tetapi tidak sepenuhnya hilang. saya tetap merasa nafas saya pendek pendek dan selalu susah payah ketika mengambil nafas panjang seperti tidak sampai dan sakit di dada. kira kira apa yg terjadi dengan saya dokter? bisakah saya bernafas secara normal lagi?
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung)

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Bagaimana dengan keluhan Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan

Berdasarkan keterangan yang kami berikan, kira kira apa yang memicu rasa sesak napas Anda? Apakah ada riwayat asma pada diri Anda? Apakah Anda merokok? Beberapa pertanyaan lain yang juga harus dijawab adalah:

  • Apakah sesak napas dirasakan hilang timbul atau terus menerus?
  • Apa yang menjadi pemicu timbulnya sesak napas? Apakah setelah beraktifitas, setelah mendapat paparan debu, setelah mengkonsumsi makanan tertentu, setelah berolah raga, saat stres, dll?
  • Berapa bantal yang dibutuhkan untuk tidur? Apakah merasa sesak jika hanya tidur dengan satu bantal?
  • Seberapa berat sesak napas? Apakah masih bisa berbicara lancar saat sesak napas kambuh atau sulit untuk berbicara saat dalam kondisi sesak?
  • Apakah memiliki riwayat asma?
  • Apakah memiliki riwayat sakit paru-paru?
  • Apakah memiliki riwayat sakit jantung?
  • Adakah riwayat sakit lambung yang kronis?

Selain dari kelainan organik juga perlu diketahui apakah terdapat kondisi psikologis yang terganggu. Sesak napas juga dapat disebabkan karena gangguan psikologis seperti cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan. Atau juga dapat merupakan kombinasi keduanya. Saat ini jika pengobatan maag yang diberikan dokter memberikan manfaat maka dapat Anda lanjutkan sambil juga menimbang apakah saat ini ada yang mengganggu pikiran Anda.

Oleh karena itu sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dan kontrol dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam dalam mendiagnosis kelainan yang Anda alami. Jika Anda memiliki masalah yang dipendam dan mengganggu pikiran Anda, jangan ragu untuk melakukan ventilasi dengan curhat kepada teman, anggota keluarga terdekat atau tenaga medis profesional. Semoga Anda lekas sembuh!

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter  

 

0 Komentar

Belum ada komentar