Sukses

Penanganan Teratospermia

18 Oct 2014, 12:37 WIB
Pria, 34 tahun.
Met siang dok dok kami termasuk pasangan yg sulit punya keturunan. setelah dicek ke dokter ternyata suami saya di diagnosa teratospermia. Saya sudah pernah hamil 2 kali, tetapi selalu bermasalah. Hamil pertama lahir prematur & meninggal dunia. Hamil yang kedua janinnya tidak berkembang. pertanyaaan saya, 1) apakah pembuahan yg terjadi dari sperma yg bermasalah akan selalu membuat kemahilan menjadi bermasalah juga? 2. apakah proses inseminasi dpt mengatasi permasalahan kami trs? Apakah tidak ada tindakan medis yg bisa menyembuhkan penyakit suami saya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. 

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Teratospermia atau teratozoospermia adalah suatu kondisi dimana adanya abnormalitas bentuk sperma yang dpat menyebabkan gangguan kesuburan atau infertilitas. Bila terlalu banyak bentuk sperma yang abnormal maka terjadilah kondisi gangguan kesuburan. Bentuk sperma yang abnormal tidak dapat membuahi sel telur karena fungsinya yang tidak sempurna.

Kondisi gangguan kesuburan pada pria lebih banyak faktor penyebabnya dibandingkan dengan wanita. Permasalahannya adalah terapi medis untuk teratozoospermia sebagian besar tidak berhasil dengan baik karena terlalu banyak faktor eksternal. Belum ada sampai saat ini terapi yang cukup efektif guna memperbaiki bentuk sperma atau meningkatkan jumlah sperma dengan morfologi normal.

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

  • Kelelahan
  • Tidur yang kurang
  • Kegemukan
  • Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron
  • Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)

 

  • Infeksi saluran reproduksi

 

  • Kelainan kromosom

Bagi mereka dengan kondisi teratozoospermia terutama yang parah, maka pada umumnya pasangan dianjurkan untuk melalukan ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection) atau inseminasi buatan dimana metode ini akan mempertemukan 1 sel telur dan 1 sel sperma untuk menjadi embrio. Embrio yang sudah terbentuk dapat dimasukkan ke dalam rahim sehingga terjadilah kehamilan. Program ini disebut juga dengan nama program bayi tabung.

Metode ini sudah terbukti cukup efektif untuk terapi infertilisasi karena gangguan dari spermatozoa. Kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis Andrologi untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


 
 

0 Komentar

Belum ada komentar