Sukses

Jantung Berdebar & Sesak Nafas

18 Jul 2014, 17:52 WIB
Wanita, 18 tahun.
saya mau tanya, kalau sering sakit kepala, sesak nafas dan mual-mual lalu terkadang jantung suka berdebar, itu kenapa ya dok?

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran Anda, oleh karena itu ijinkan kami untuk menjelaskan sedikit mengenai sesak napas. 

Definisi :

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung)

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Penyebab kegawat daruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan

Berdasarkan keterangan yang kami berikan, kira kira apa yang memicu rasa sesak napas Anda?  Apakah ada riwayat asma pada diri Anda? Apakah Anda merokok? Oleh karena itu sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam dalam mendiagnosis kelainan yang Anda alami.

Jantung berdebar memang dapat merupakan pertanda adanya masalah pada jantung. Namun selain itu, jantung berdebar juga dapat disebabkan oleh hal lain:

  1. Adanya serangan panik, rasa khawatir, takut, stres.
  2. Latihan fisik yang terlalu berat.
  3. Konsumsi kafein (kopi), nikotin (rokok), alkohol, obat flu.
  4. Penyakit tiroid, kadar gula darah yang rendah, kurang darah (anemia), tekanan darah rendah, demam atau dehidrasi (kekurangan cairan)
  5. Perubahan hormon seperti selama menstruasi, kehamilan.
  6. Obat-obat pelangsing, asma.
  7. Suplemen herbal dan nutrisi tertentu.
  8. Kadar elektrolit dalam darah yang tidak seimbang/normal.
  9. Makanan tinggi karbohidrat, tinggi gula, tinggi lemak, tinggi  garam dan tinggi MSG.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (DNA)

Salam, 

 

Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar