Sukses

Perut Kencang Saat Hamil

17 Jul 2014, 15:40 WIB
Wanita, 23 tahun.
Slamat pgi dok.. saya ingn konsultasi.. saat ini saya sdang hamil usia khmilan 30 mnggu Sya seorang bidan desa yg d.tempat kan d.daerah yg prjlnan nya naik k.atas gnung Hnya bsa mngendarai motor.. sya sring mngalami kencang perut dan kadang Nyelek d.ulu hati.. apa kah itu ada pengatuh nya dngn saya sllu mengendarai mtor Dngn prjalanan yg jlan nya jelek dan jalur tanjakan? Mohon jwaban nya dok.. trimakasih

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kontraksi yang perlu diwaspadai adalah kontraksi asli dimana terdapat peningkatan ketegangan perut mulai dari batas atas perut (di daerah ulu hati atau perut bagian atas) yang menjalar ke bawah perut dan merata ke seluruh perut. Perut yang tegang ini akan terasa seperti mulas dan berlangsung lama dan terus-menerus. Bagaimana dengan Anda? Apabila hanya perut kencang saja maka hal tersebut bukanlah kontraksi.

Apabila terjadi keadaan perut yang kencang dan keras yang hilang timbul merupakan kontraksi "palsu". Kontraksi "palsu" ini disebut kontraksi Braxton-Hicks. Otot rahim mengencang selama 30-60 detik, dapat mencapai 2 menit namun jarang. Kontraksi yang dirasakan tidak teratur, dengan intensitas yang tetap dapat menimbulkan ketidaknyamanan tetapi bukan nyeri.

Terdapat beberapa spekulasi mengenai akibat kontraksi Braxton-Hicks, diantaranya adalah menimbulkan kontraksi rahim dan meningkatkan aliran darah ke ari-ari. Kontraksi ini tidak menyebabkan pelebaran diameter leher rahim, tetapi dapat melunakkannya.

Terdapat beberapa hal yang dapat memicu timbulnya kontraksi Braxton-Hicks, antara lain adalah saat Anda ataupun bayi Anda sedang aktif, bila seseorang menyentuh perut Anda, saat kandung kemih penuh, setelah hubungan seksual, dan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Aktifitas Anda yang berlebihan juga bisa menjadi salah satu penyebab keluhan yang Anda rasakan. 

Bila kontraksi timbul, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang ditimbulkan:

  1. Ubah posisi Anda.
  2. Berdiri atau berbaring bila kontraksi timbul saat Anda sedang duduk, ubah posisi tidur bila kontraksi timbul saat Anda sedang tidur.
  3. Mandi air hangat maksimal 20-30 menit untuk meredakan spasme.
  4. Minum beberapa gelas air, karena kontraksi dapat terjadi akibat dehidrasi
  5. Minum teh atau susu hangat.
  6. Coba lebih rileks misal dengan mendengarkan musik yang menenangkan.
  7. Istirahat cukup.
  8. Jaga kandung kemih agar tidak penuh.

Jika memang Anda mengalami kontraksi yang terjadi terus-menerus dan berlangsung lama maka sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar