Sukses

Penanganan Alergi Pada Anak

19 Oct 2014, 22:25 WIB
Pria, 36 tahun.
Alergi pada Anak Saya Bapak dari 2 orang anak,anak pertama saya berumur 6 tahun memiliki alergi keluar ingus terus tidak henti-henti sudah kurang lebih setahun ini. sudah diperiksa ke dokter, pertamanya pilek biasa lalu diberi obat sembuh tapi belum lama (kira2 blm seminggu keluar ingus lagi) kemudian periksa lagi ke dokter lagi hasilnya pun sama diberi obat pilek dan itu berulang ulang diperiksa ke dokter.akhirnya kami periksa lagi ternyata kata dokter anak kami alergi yang dapat sembuh setelah kira2 umur anaknya 10 tahun (dewasa).Sampai sekarang anak kami tidak kami beri obat lagi karena biar pun diberi obat efeknya cm sementara.Yang hendak kami tanyakan bisakah Anak kami sembuh dari Alerginya tanpa harus menunggu umur 10 tahun (dewasa),Apakah Alergi itu hanya dapat diobati bila Anak sudah berumur 10 tahun (dewasa), bagaimana mengobati Alergi tersebut?.Terima Kasih

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Pilek pada bayi, pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus akan sembuh sendiri (self limiting disease)  dan umumnya akan berlangsung antara 3-14 hari tergantung daya tahan tubuh anak dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau orang yang sering berkontak dengan anak. Jika memang ada penderita flu di sekelilingnya, maka anak akan sangat potensial untuk sering mengalami flu. Kemungkinan kedua penyebab pilek pada bayi adalah alergi.

Alergi adalah suatu penyakit yang disebabkan tubuh bereaksi terhadap sesuatu zat, baik berupa makanan maupun yang berasal dari lingkungan. Zat pencetus alergi itu disebut alergen. Terjadinya penyakit ini dipengaruhi oleh faktor keturunan maupun yang didapat setelah lahir.

Terdapat bermacam-macam alergi, tergantung alergennya dan melibatkan sistem apa. Penyebab atau pemicu alergi perlu dicari dan diperhatikan dengan teliti. Yang jelas, keluhan alergi muncul bila terpapar oleh zat tertentu (alergen), bila tidak terpapar, maka keluhan tidak muncul. Faktor-faktor pemicu ini kemudian harus berusaha dihindari.

·         Bila melibatkan kulit, maka dapat muncul biduran, koreng kemerahan di pipi, di lipatan siku dan di belakang lutut.

·         Bila melibatkan saluran napas, anak dapat menjadi sesak karena asma, atau sering bersih-bersin (rhinitis alergi).

·         Bila melibatkan mata, mata sering gatal dan merah.

·         Bila melibatkan saluran cerna, anak sering diare, misalnya alergi susu sapi.

 

Beberapa pemicu alergi lainnya seperti:

•             Jenis makanan

•             Kondisi udara & cuaca

•             Hewan liar ataupun hewan peliharaan

•             Pemakaian produk kosmetik, sabun & shower gel

•             Debu, kondisi ruangan & lingkungan yang kurang bersih

•             Tidak rajin mandi (kebersihan kulit tida terjaga)

•             Pakaian kotor yang tidak pernah diganti-ganti

•             Handuk yang tidak rutin dicuci

 

•             Alergi debu


Karena sudah berlangsung cukup lama, kami sarankan Anda membawa anak Anda kembali ke dokter spesialis anak untuk pemeriksaan yang diperlukan untuk segera mendapatkan penanganan yang optimal. Jika kecurigaan alergi kuat, maka dokter akan menyarankan pemeriksaan uji cukit kulit (prick test) untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang menyebabkan alergi pada anak Anda dan juga pemeriksaan darah. Karena penanganan alergi yang utama adalah menghindari faktor pemicunya. Kami sarankan sebaiknya kondisi anak Ibu segera diatasi supaya tidak mempengaruhi kualitas hidup anak Anda.

Berikut artikel untuk menambah informasi Anda

Mencegah Alergi Debu

Solusi Alergi Debu Dan Dingin Karena AC

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar