Sukses

Pil KB

18 Jul 2014, 13:58 WIB
Wanita, 30 tahun.
Selamat sore Yth. Dokter, sy seorang wanita berusia 30 thn, dan sudah menikah sejak des 2013 kmrn. Sy terpaksa menunda kehamilan karena pkrjaan sy sebagai seorang auditor yg terikat di bawah kontrak kerja utk tdk hamil dulu selama 3 thn, krn sifat pekerjaan kami yg harus sering melakukan audit ke luar2 kota. Suami memahami. Lalu sy menggunakan alat kontrasepsi pil kb. setelah pemakaian selama 3 minggu, tepatnya di akhir bln des 2013, sy mendapatkan haid, tapi yg aneh, ada semacam gumpalan seperti daging ikut keluar bersama darah haid. Tadinya sy pikir itu gumpalan darah haid. Ketika sy membersihkan pembalut dgn air, gumpalan itu yg tadinya terbalut darah, menjadi terlihat jelas seperti daging setelah darahnya bersih tersiram air. Sy sentuh dgn plastik, bentuknya kenyal, ukuran panjangnya sekitar ukuran kelingking. sy tdk tahu apa itu. Ini adl kejadian pertama kalinya dlm hidup sy. Sy pun melupakan itu dan membuangnya bersama pembalut bekas itu. Lalu 6 bln kemudian, bulan juni kemarin, saat sy mendapatkan haid, terulang lagi kejadian itu, cuma ukurannya lebih kecil dr kemarin. Sy blm menceritakan itu pada siapapun. Apakah ada petunjuk Dok, tentang yg sy alami ini? Trm ksh Dok.

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami keluhan yang Anda rasakan. Dari informasi yang Anda paparkan, salah satu penyebab dari keluhan Anda adalah efek samping penggunaan KB pil.

Izinkan kami menjelaskan berbagai efek samping dari penggunaan KB.  Efek samping dari penggunaan KB tersebut bermacam-macam seperti mual, nyeri tekan pada payudara, pertambahan berat badan, sakit kepala, perdarahan tidak teratur (umumnya menghilang setelah 3 bulan pemakaian), meningkatkan tekanan darah (dapat kembali normal bila pil kombinasi dihentikan), bekuan darah pada vena tungkai (3-4 kali pada pil KB dosis tinggi), meningkatkan faktor risiko penyakit jantung, risiko stroke (pada wanita usia > 35 tahun).

Terutama untuk keluhan Anda yang haid terus sebaiknya kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan. 

Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (DK)

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter.


    0 Komentar

    Belum ada komentar