Sukses

Penyebab BAB Berdarah

14 Jul 2014, 15:45 WIB
Wanita, 21 tahun.
Yth Dokter yang ditempat. Dok saya mau tanya saya habis melahirkan,anak saya sudah 1 bln, kok saya 2 hari ini pup keluar darah ya dok.apak berbayaha bagi saya, apa penyebabnya dan kasih solusi yang terbaik dok. terima kasih Dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, izinkan kami mengajukan pertanyaan. Sejak kapan keluhan BAB berdarah terjadi? Bagaimana warna BAB, merah segar atau kehitaman? Apakah ada gejala lain seperti mual, muntah, berat badan turun drastis, nyeri perut, demam? Apakah Anda memiliki riwayat sering mengkonsumsi obat-obat anti nyeri atau memiliki hemoroid/wasir?

BAB berdarah dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah wasir/hemoroid, polip usus besar, gastritis erosif (perlukaan pada lambung), kanker usus besar, sirosis hepatis (akibat pecahnya varises esofagus), inflamatorry bowel disease, lecet pada daerah anus karena feses yang keras, dan lain lainnya. BAB dengan darah berwarna kehitaman biasanya disebabkan karena adanya perlukaan/perdarahan di saluran cerna bagian atas (gastritis erosif, pecah varises esofagus). Sedangkan jika darah berwarna merah segar pada feses kemungkinan kelainan terjadi di saluran cerna bagian bawah (kanker kolon, wasir, dsb).

Konstipasi dan konsistensi tinja yang keras juga dapat menyebabkan perlukaan saat mengedan sehingga dapat menimbulkan bercak darah. BAB yang keras menunjukkan bahwa konsumsi serat dan cairan Anda masih kurang. Jika memang masih keras, obat yang bersifat laksatif dapat membantu memperlancar BAB.

Diperlukan anamnesa dan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan) untuk dapat menegakkan sebuah diagnosa. Kami sarankan agar Anda segera memeriksakan diri Anda langsung ke dokter spesialis penyakit dalam untuk diperiksa secara seksama / mencari sumber perdarahan sehingga mendapatkan pengobatan yang sekiranya diperlukan. Jika perdarahan dibiarkan, dapat menyebabkan anemia, kehilangan cairan, sampai penurunan kesadaran.

Berikut kami lampirkan artikel yang bermanfaat bagi Anda:

Demikian jawaban yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi KlikDokter


 

0 Komentar

Belum ada komentar