Sukses

Puasa Onani, Berbahaya?

17 Oct 2014, 14:37 WIB
Pria, 19 tahun.
hi dokter saya sudah puasa tidak ejakulasi (tidak onani) selama 6 bulan apakah itu berbahaya bagi organ reproduksi saya ? masih sering ereksi klo pagi terimakasih dokter :D
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Tidak melakukan onani tidak akan memberikan pengaruh terhadap kesehatan reproduksi seorang pria. Selama ereksi pada pagi hari masih terjadi, maka tidak ada masalah. Apakah Anda mengalami mimpi basah?

Hampir semua laki-laki akan mengalami ereksi saat terbangun di pagi hari. Sebenarnya ereksi ini tidak hanya terjadi di pagi hari, melainkan juga terjadi beberapa kali tanpa disadari selama tertidur malam harinya. Mengapa demikian?

Penis dapat mengalami ereksi sebagai respon terhadap rangsangan seksual, akan tetapi dapat pula terjadi sebagai respon terhadap kondisi relaksasi yang dalam, seperti saat periode tidur dalam yang disebut REM (Rapid Eye Movement) di mana seseorang akan mengalami mimpi. Karena alasan tersebut ereksi juga dapat terjadi berkaitan dengan mimpi yang sifatnya merangsang. Adapun mekanisme terjadinya masih belum diketahui dengan pasti, akan tetapi umumnya laki-laki akan mengalami empat interval tidur REM setiap malamnya, disertai ereksi yang dapat bertahan selama 20-30 menit. Inilah sebabnya apabila kemudian terbangun setelah tidur REM, laki-laki umumnya akan mendapatkan penisnya sedang mengalami ereksi.

Ereksi di pagi hari (Morning Erection) atau dalam bahasa medis disebut dengan Nocturnal Penile Tumescence (NPT)merupakan ereksi penis secara spontan ketika tidur. Semua laki-laki tanpa disfungsi ereksi psikologis mengalami fenomena ini, umumnya antara 3-5 kali sepanjang malam. NPT umumnya terjadi selama fase tidur REM.

 

Apabila seorang laki-laki tidak mengalami NPT, maka terdapat kemungkinan pria tersebut mengalami disfungsi ereksi. Untuk menentukan apakah masalah tersebut terjadi karena kelainan psikologis atau fisiologis (gangguan fisik), akan dilihat frekuensi ereksinya. Apabila pria tersebut tidak pernah ereksi sama sekali dalam hidupnya, kemungkinan hal tersebut disebabkan oleh faktor fisiologis. Namun apabila hanya kadang-kadang saja tidak ereksi, maka hal tersebut dapat disebabkan oleh keduanya, baik fisiologis maupun psikologis.

Mimpi basah merupakan orgasme dan/atau ejakulasi sperma di waktu tidur dan hanya dialami oleh laki-laki dan tidak memiliki waktu yang tentu. Pada usia 17-18 tahun, 2/3 laki-laki akan mengalami mimpi basah. Kemudian secara bertahap akan berkurang frekuensinya pada saat seorang laki-laki berusia dua puluh tahunan dan hanya kadang-kadang saja terjadi pada usia tiga puluhan dan hampir tidak terjadi lagi pada usia empat puluhan. Jika Anda sudah mengalami ejakulasi lewat masturbasi maka biasanya juga frekuensi atau kejadian mimpi basah akan berkurang hingga tidak ada.

Mimpi basah berfungsi sebagai katup pengaman fisiologis ketegangan seksual. Hal tersebut dicetuskan karena mimpi basah terjadi pada sebagian besar laki-laki lajang; setelah seorang laki-laki menikah (dan mungkin menemukan saluran yang tetap dan memuaskan bagi hasrat badaninya) mimpi basah tersebut biasanya berhenti.

Berikut kami sertakan pula artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda sebagai informasi tambahan:

7 Mitos Masturbasi Pria

Kanker Prostat Dan Masturbasi Pada Pria

Disfungsi Ereksi

6 Gejala Penis Anda Bermasalah

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar