Sukses

Haid Tidak Teratur & Ingin Hamil

14 Jul 2014, 17:35 WIB
Wanita, 22 tahun.
Selamat siang dok, saya mau bertanya, saya sudah 4thn menikah tp blm jg di dptanak,pd awal pertma nikah sy ikut suntik kb slma 2thn, tp sy sdh melepas nya, s skrng sya ingin program pnya anak, tp blm hamil? , memang mens sy gk teratur,3bln sekali bahkan lebih, Yg saya tnya kan apakah sy subur,dan bgaimna sy bisa mnentukan masa subur sy, sendngkan mens sy tdk tratur, jwbn dokter sngat berarrti bg saya,maksih.

Ibu/ Sudari yang terhormat,

Terimakasih karena telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Siklus haid normal berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Siklus haid dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama haid pada bulan berikutnya. Jika ternyata diluar dari siklus haid normal, maka dapat dikatakan tidak teratur. Dilihat dari siklus haid Anda, maka haid Anda tergolong tidak teratur. Dengan siklus yang tidak teratur maka akan sulit bagi Anda untuk menentukan periode masa subur sehingga dapat menyebabkan sulit hamil.

Siklus haid tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

- pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
- pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
- stress psikologis
- atlet
- kekurangan vitamin K
- penggunaan obat-obatan tertentu
- kelainan pembekuan darah
- gangguan hormon tiroid, dsb

Oleh karena itu sebaiknya dilakukan pemeriksaan hormon basal (dari darah) yang dilakukan pada hari ke 3-5 dari siklus haid untuk mengetahui kelainan hormonalnya supaya dapat dilakukan pengobatan yang tepat. Jika siklus haid tidak teratur (siklus anovulasi/tidak ada telur yang tumbuh) maka tentu tidak bisa terjadi kehamilan. Umumnya dengan memperbaiki fungsi indung telur, biasanya dengan obat-obatan untuk merangsang pertumbuhan telur, maka kemungkinan hamil cukup baik. Jika dengan pemberian obat-obatan tersebut sel telur dapat tumbuh tetapi belum terjadi kehamilan, maka bisa diulang selama 6 siklus haid. Jika tetap belum terjadi kehamilan maka perlu dilakukan evaluasi mengenai kemungkinan adanya masalah yang lain dari fungsi organ reproduksinya.

Jika setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2 - 3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi, kehamilan belum juga terjadi berarti memenuhi kriteria infertilitas sekunder. Jika memang ada infertilitas sekunder, perlu dicari penyebabnya baik dari pihak ayah maupun ibu.

Pihak ibu dapat melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui anatomi alat kandungan, mungkin pemeriksaan HSG (untuk mengetahui sumbatan saluran tuba), dan pemeriksaan hormonal (tergantung kebutuhan). Suami Ibu dapat melakukan pemeriksaan analisis sperma (kualitas dan kuantitas).

Saya sertakan artikel:

Merencanakan Kehamilan 

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Apa Ciri Sperma Sehat?

Kapan Harus Periksa Sperma?

Kami sarankan Ibu dan suami Ibu memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan yang kami sebutkan di atas. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga membantu. (AAS)


Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar