Sukses

Kaku dan Nyeri Ibu Jari

19 Oct 2014, 08:16 WIB
Wanita, 13 tahun.
Assalamu alaikum..saya Khoulah, siswi homeschooling berusia 13 tahun. Keluhan saya adalah ibu jari pada tangan kiri saya tiba-tiba menjadi Kaku dan nyeri dalam sepekan ini terutama di pagi hari. Dalam sepekan ini juga saya ikut membantu bapak saya membersihkan rimpang jahe dari tanah dengan tangan kiri menggenggam rimpang dan tangan kanan saya yang menyikatnya. Apakah karena faktor ini juga bisa menyebabkan nyeri sendi seperti ini. Apakah ini termasuk trigger finger dan apa akibatnya apabila saya membiarkannya? Terima kasih dokter atas jawabannya.

 Waalaikumsalam.

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kaku dan nyeri pada sendi jari jemari dapat disebabkan oleh beberapa penyebab seperti penyakit reumatik, asam urat maupun trigger finger. 

Tringer finger adalah kekakuan tendon atau selubung tendon, suatu kondisi nyeri atau sakit pada jari-jari tangan, jari kaku bila ditekuk atau ketika mau di luruskan. Kondisi ini mengakibatkan terkuncinya sendi jari pada saat di gerakan dari posisi fleksi (gerakan menekuk) ke arah posisi ekstensi (gerakan meluruskan). 

Trigger finger dapat mengenai lebih dari satu jari pada satu waktu, meskipun biasanya lebih sering terjadi pada ibu jari, tengah, atau jari manis. Trigger finger biasanya lebih menonjol di pagi hari.

Insiden terjadi trigger finger lebih sering terjadi pada wanita di usia 40 - 60 tahun dan penderita diabetes melitus atau penyakit rematik. 

Penanganan dilakukan dengan cara :

  • Istirahat. 

    Jika keluhan ringan, mengistirahatkan jari mungkin dapat mengurangi gejala.


  • Obat obatan golongan anti inflamasi non steroid (NSAID) dapat membantu mengurangi gejala.


  • Suntikan steroid. 

    Suntikan dilakukan ke dalam selubung tendo. 

 

Sulit untuk menentukan diagnosis Anda dengan informasi yang terbatas dan tanpa pemeriksaan fisik. Kami sarankan Anda untuk mengunjungi dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan sehingga Anda bisa memperoleh terapi yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar