Sukses

Minum Susu Ber-perasa, Boleh?

19 Oct 2014, 03:25 WIB
Wanita, 29 tahun.
saya setiap hari minum susu ultra yg ada perasanya.apkh ada efek sampingnya dok kalau saya konsumsi terus menerus. saya mulai kecil sering linu linu dibagian betis.apakh saya terkena rematik dok? dan saat ini say sedang promil.trimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Susu

Minum susu baik untuk kesehatan dan memenuhi kebutuhan kalsium harian untuk kesehatan tulang dan tubuh. Namun, minum susu bukanlah suatu kewajiban, susu hanyalah pelengkap. Yang terpenting adalah Anda betul-betul memperhatikan jenis dan gizi dari setiap makanan yang Anda makan.

Susu alami pastilah jauh lebih baik daripada susu kemasan karena bebas bahan pengawet, perasa, dan pewarna. Namun, jika Anda kesulitan mendapatkan susu alami, silahkan mengkonsumsi susu kemasan. Namun perlu diperhatikan juga mengenai kandungannya. Susu memang mengandung kalsium, potasium, dan vitamin D, namun juga tingi kalori. Satu gelas susu bisa mengandung 130-160 kalori. Terlalu banyak mengkonsumsi susu bisa berpotensi kegemukan.

Linu-linu di betis

Nyeri betis bisa dikarenakan gangguan otot, tulang, pembuluh darah atau persarafan. Sayang sekali informasi yang anda berikan sangat terbatas. Bagaimana karakteristik nyerinya? Kapan timbul nyerinya, apakah setiap saat atau ada saat tertentu, misal sehabis beraktifitas? Apakah ada demam? Apakah terasa panas di daerah betis atau ada nyeri tekan pada betis? Apakah ada riwayat trauma/ terjatuh daerah betis?

Satu penyebab khusus nyeri betis yang bisa menjadi perhatian khusus adalah karena gangguan darah berupa hiperkoagulasi (kecenderungan untuk menggumpal) sehingga bekuan darah menyumbat pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pembuluh balik di kaki (disebut pembuluh vena/ Penyakit insufisiensi vena kronik). Nyeri pada keadaaan ini umumnya terjadi setelah beraktivitas. Salah satu cara mendeteksi gangguan ini adalah dengan melakukan konsultasi dengan dokter dan dilakukan USG.

Tentu hal ini hanya merupakan salah satu penyebab, karena masih banyak penyebab lain yang memerlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Kami sarankan ibu Anda konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam. 

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar