Sukses

Rasa Panas di Dada

09 Jul 2014, 23:21 WIB
Wanita, 30 tahun.
Terimakasih jawabanya dok..saya kmrn lupa menyampaikan kalo saya jg mengalami rasa mengganjal di tenggorokan trkdg jg panas..mlh beberapa hari ini nyeri dada spt perih dan panas jg terasa di dada..bahkan waktu tidur..jd saya sering terbangun..kira2 mengarah ke jantung g ya dok..atau mlh sdh mengarah ke penyakit yg parah..mohon sarannya dokter saya harus bgmn..saya jg takut.trmksh

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Apakah Anda memiliki riwayat sakit maag sebelumnya? apakah ada keluhan lain seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, rasa asam di mulut?

Merujuk dari keluhan yang Anda rasakan kemungkinan Anda mengalami GERD. Izinkan kami menjelaskan tentang GERD. GERD atau Gastro-esophageal reflux disease adalah kembalinya cairan atau makanan yang sudah tercampur asam lambung ke esofagus, seharusnya tetap berada di lambung. Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Apa gejalanya?

Gejalanya berupa rasa terbakar di dada (heartburn) atau tenggorokan, nyeri ulu hati, rasa pahit atau asam di mulut (terutama saat bangun tidur), mual, sesak napas, nyeri dada.

Secara umum terdapat beberapa perubahan pola hidup yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keluhan pada GERD.

Pengobatan GERD

Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD
  • Berhenti merokok
  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur.
  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.
  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.
  • Hindari kebiasaan langsung tidur/berbaring setelah makan
  • Meninggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.
  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:
    • nitrat
    • anti-kolinergik
    • antidepresan tricyclic
    • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)
    • kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Pengobatan secara medis berupa pemberian obat-obatan yang bekerja untuk menetralkan asam lambung (antasida), mengurangi produksi asam lambung (golongan PPI: omeprazol, pantoprazol), mengurangi pelepasan asam lambung (ranitidin), dan operasi untuk kasus berat.

Namun, tentu ini bukanlah diagnosis pasti, hanyalah sebuah kemungkinan, karena diagnosis pasti hanya dapat ditegakkan oleh seorang dokter yang melakukan wawancara medis secara lengkap, pemeriksaan langsung dan pemeriksaan penunjang. Jadi kami sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam.

Sepertinya, faktor risiko

Berikut kami lampirkan berbagai artikel terkait GERD:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

1 Komentar

  • Dede Deglog

    Selamat sore Dok. Perkenalkan nama saya Dede, Saya kadang dan sering kalau lagi kumat sering saya rasakan di bagian dada terasa panas,sakit,perih,nafas sesak dan terasa mau muntah tp gak ada yang di muntahkan, Kalau boleh saya tahu perkiraan saya sakit apa dengan yang saya rasakan seperti itu Dok?