Sukses

Sakit Kepala Seperti Tertekan

19 Oct 2014, 17:02 WIB
Pria, 16 tahun.
selamat sire dok nama saya agung umur saya 16 tahun saya masih kelas 2 SMA saya mau tanya dok,, dulu saya pernah frustasi saya minum banyak sekali obat seperti bodrex waktu itu saya sekali minum sebanyak 10 butir, itu tidak hanya sekali aja dok tapi berulang kali,,, dan obat obat yg lain yg saya liat langsung say minum entah obat itu sudah kadaluarsa atau tidak ada obat juga yg warna nya sudah pudar itu satu tahun yg lalu dok,,sekarang tak tahu knp kepala saya seperti tertekan,panas, sakit tapi sakitnya bukan karena pusing....menurut dokter gimana apakah ada efek dari banyak obat yg stahun lalu saya minum? apakah ginjal saya akan baik2 saja???

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. 

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian
  • Gangguan tidur
  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja
  • Waktu makan yang tidak teratur
  • Kelelahan mata
  • Penghentian konsumsi kafein

Jika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika Anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH. 

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat apalagi disertai dengan gejala lain seperti pingsan dan gangguan keseimbangan, maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai adakah keterkaitan dengan riwayat Anda yang sering mengkonsumsi obat dalam jumlah banyak dan adakah gangguan pada ginjal Anda perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar