Sukses

Ingin Cepat Hamil

06 Jul 2014, 18:34 WIB
Wanita, 28 tahun.
Dok, Saya baru menikah bulan februari tahun ini, dan setelah nikah saya ada bebrrapa perbedaan saat PMS, yaitu payudara tidak terasa bengkak atau sakit menjelang mens. Dulu sebelum nikah, setiap menjelang haid payudara selalu sakit. Jadi jika sudah mendekati tanggal PMS tidak ada gejala apa2, tiba2 saja keluar darah mens. Apakah hal ini normal dok? Sedikit riwayat obat, karena saya cenderung kulit sensitif saya mudah berjerawat sehingga saya berobat ke dokter Kun di moestopo, saya diberi pil berwarna merah. Saat itu dokter bertanya klo program hamil tidak boleh. Tp karena saya merasa saat itu masih 3 bulan sebelum menikah jadi saya minum dalam jangka waktu sebulan, itupun tidak habis masih sisa 4 butir. Setelah itu memang jerawat bersih dan saya menghentikan krn takut efek sampingnya ke kandungan. Karena saya ingin cepat hamil setelah menikah. Apakah obat tersebut mempengaruhi hormon saya dok? Saya minum bulan november 2013 menikah februari 2014. Kemudian , mungkin karena saya sekarang tinggal di mertua yang rumahnya lumayan jauh dari tempat kerja saya, dan sering terkena mact, saya sering pusing dok. Mungkin karena stress. Dulu saat saya tinggal sendiri di kost saya tidak stres karena macet. Kemudian apakah tinggal di mertua berpengaruh pada psikologi saya dok, saya merasa tidak bebas dengan waktu saya, walaupun mertua sangat baik. Apakah ini juga mempengaruhi tingkat stres saya yg dampaknya ke tanda2 PMS saya menjadi berubah? Apalagi faktor suami anak pertama dan menginginkan cucu, juga memicu stress saya yang hingga saqt ini saya blm hamil dok? Terima kasih
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan tentang siklus haid wanita. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Kami sarankan Anda mencatat siklus haid Anda selama 6 bulan. Jika dalam 6 bulan terakhir siklus menstruasi Anda kurang dari 21 hari, maka siklus haid Anda termasuk tidak teratur. 

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Kegemukan atau indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.

Untuk itu, kami sertakan artikel terkait kesehatan wanita untuk Anda baca:

Ada atau tidaknya keterkaitan tidak teraturnya siklus haid Anda dengan gangguan kesuburan, kami tidak dapat memastikannya tanpa adanya wawancara medis secara lengkap, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan). Oleh karena itu kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. 

Mengenai solusi ingin hamil dan waktu yang tepat saat berhubungan seksual, Anda dapat membaca informasi dalam tautan berikut "Ingin Hamil

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (AK)

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar