Sukses

Pendarahan Pasca Menopause

19 Oct 2014, 03:47 WIB
Wanita, 33 tahun.
Saya ingin menanyakan tentang kondisi ibu saya, usia 49 th, sdh 2/3 bln ini mengalami pendarahan, dengan kuantitas berubah-ubah (kadang sedikit, kadang banyak). Menurut ibu, hal tersebut sebagai bagian dari proses menopause. Menurut dokter, apakah hal tersebut wajar? Mengingat pendarahan sdh berlangsung cukup lama. Ibu juga sepertinya menjadi mudah lelah. Tolong infonya, karena saya dengar, pendarahan juga merupakan gejala kanker. Terima kasih sebelumnya.
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan, kami tidak dapat menyatakan kondisi yang dialami oleh ibu Anda tanpa melakukan pemeriksaan. Pasalnya diperlukan wawancara medis, dan pemeriksaan fisik dalam mendiagnosa kondisi seperti ini. Secara umum pendarahan pada wanita disebabkan oleh faktor faktor berikut ini:
  • Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
  • Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
  • Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
  • Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
  • Kanker leher rahim
  • Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
  • Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Oleh karena itu kami menyarankan Anda untuk mengajak orang tua Anda ke dokter spesialis kewanitaan dan kandungan guna mengetahui lebih lanjut kondisi yang dialami.

Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca terkait batuk dan pilek:

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,



Tim Redaksi Klikdokter


0 Komentar

Belum ada komentar