Sukses

Kualitas Sperma Buruk, Bisa Hamilkah?

02 Jul 2014, 10:28 WIB
Wanita, 39 tahun.
Dok usia sy 39th.sy dh menikah 5taun.swami usia 52 th.sampai skrng sy blm py anak.sy udah datangi bbrapa doktr kandungan.hasil analis sy sehat dan subur.sdgkan hasil analisis sperma swami sy.agak kurang bagus.dr 100% cuma 30% yang hidup.70% mati.sdgkan dr 30% itu yang brgerak aktif cm 20% sisanya pasif...dokter kandungan memberi obat / vitamin u swami sy..yang jd perranyaan. Apa sy msh bisa hamil dok ??
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda raskan. Adanya gangguan pergerakan ini memang mempengaruhi kemampuan sperma dalam membuahi sel telur. Penyebabnya termasuk peran genetik, infeksi, ketidakseimbangan hormon, varikokel, dan penggunaan obat-obatan tertentu. Hal lain yang juga dapat mempengaruhi adalah masalah dengan sistem imun, merokok, konsumsi alkohol dan penggunaan obat-obatan ilegal. Apakah Anda masih dapat hamil? Tentu bisa, namun diperlukan usaha yang lebih. Perlu Anda ketahui bahwa seudah ada banyak terapi kehamilan modern seperti bayi tabung yang patut dicoba.

Izinkan kami menjelaskan tentang gangguan dan analisis sperma. Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat juga terjadi akibat:

  • Kelelahan
  • Tidur yang kurang
  • Kegemukan
  • Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron
  • Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
  • Infeksi saluran reproduksi
  • Kelainan kromosom

Karena berbagai penyebab di atas, maka hasil pemeriksaan sperma dapat berbeda pada 1 waktu dengan waktu lainnya. Selain itu, sebelum analisis sperma juga sebaiknya Anda tidak melakukan hubungan seksual (abstinens) dan tidak ejakulasi 2-5 hari sebelumnya. Sabun juga memang sebaiknya tidak digunakan karena dapat mengkontaminasi sampel. Bagaimana dengan prosedur pemeriksaan sperma Anda? Apakah sudah sesuai dengan ketentuan?

Pemeriksaan sperma dilakukan segera (paling lambat 1 jam setelah sperma dikeluarkan).

Syarat pemeriksaan  analisis sperma:

  1. Keadaan pada hari pemeriksaan hendaknya cukup sehat, tidak dalam keadaan lelah, lapar dan cukup beristirahat sebelumnya.
  2. Sperma dikeluarkan setelah didahului oleh abstinensia seksual (tidak ejakulasi dengan cara apapun) selama 3 – 4 hari (rekomendasi WHO abstinensia 2 sampai 7 hari).
  3. Sperma dikeluarkan secara masturbasi di Laboratorium, dan harus di tampung secara utuh.

Pada kondisi dimana pria tidak dapat mengeluarkan sperma di laboratorium, maka boleh yang bersangkutan dapat mengeluarkan di tempat lain, misalnya di rumah/hotel dekat dengan laboratorium dengan memperhatikan hal-hal berikut :

  1. Masturbasi tidak diperkenankan memakai bahan pelicin seperti sabun, minyak dan lain-lainnya.
  2. Sebaiknya wadah dalam keadaan steril dan sudah dipersiapkan oleh laboratorium pemeriksa.
  3. Tidak diperkenankan menampung sperma kedalam kondom.
  4. Gelas penampung ditutup cukup dengan penutup atau dengan kertas
  5. Sperma yang sudah tertampung segera diserahkan kepada petugas laboratorium maksimal dalam waktu 1 jam
  6. Dalam perjalanan menuju laboratorium suhu sperma dipertahankan sekitar 25-35 derajat celcius.

Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

  •  Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)

  •  Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria

  •  Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.

  •  Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.

  •  Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.

  •  Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Yang disarankan dokter Anda dapat dilakukan dan kemudian dipantau kembali dalam beberapa saat kemudian.

Untuk mengetahui sperma sudah bertambah jumlahnya biasanya setelah 3-6 bulan pengobatan, dokter akan memeriksa ulang analisa sperma, dan dibandingkan hasilnya dengan sebelum pengobatan. Jika jumlah dan kualitas sperma sudah baik, selama tidak ada gangguan kesehatan reproduksi pada istri, biasanya mudah terjadi kehamilan.

Berikut kami lampirkan artikel untuk menambah informasi Anda:

5 Makanan Untuk Sperma Sehat

5 Tips Sperma Sehat

Pria Obesitas, Jumlah Sperma Sedikit

Kunyit Sebabkan Kemandulan pada Pria

Kapan Harus Periksa Sperma?

Terungkap Rahasia Kecepatan Sperma

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (AN)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar