Sukses

Anak Mengigau

03 Jul 2014, 13:28 WIB
Pria, 33 tahun.
Saya punya anak perempuan umur 3 tahun. Dalam aktivitas sehari-hari sperti anak pada umumnya, namun hampir tiap malam saat sedang tidur sering mengigau marah-marah bahkan sampai menangis tanpa alasan yang jelas, apakah itu normal? Terimakasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terimkasih atas pertanyaan Anda.

Mengigau lazim terjadi pada 50% anak-anak dan biasa lazim terjadi pada 5% pasien dewasa. Kebanyakan tidak berbahaya dan merupakan kondisi wajar dan seringkali melibatkan faktor keturunan. Namun, dapat juga berupa suatu gangguan medis yang serius, atau merupakan efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu. Harapan-harapan yang belum tercapai terkadang juga dapat membuat sesoranmg menjadi gelisah dan menimbulkan gejala berupa mengigau.

 

 

 

 

 

 

Bila terlalu sering dan dirasakan sangat mengganggu, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis psikiatri. Akan sangat membantu agar Anda memiliki jurnal tidur selama 2 minggu yang berisi pola tidur Anda (waktu tidur dan waktu bangun), kapan mulai mengigau, apa isinya, berapa kali dan berapa lama mengigau. Hal-hal ini mungkin bisa ditanyakan kepada teman yang melihat Anda tidur ataupun dengan memasang alat perekam selama Anda tidur. Informasi ini akan membantu dokter untuk mencari penyebab permasalahan mengigau Anda.

Namun kita perlu meninjau jumlah volume proses tersebut. Jika tergolong sering, maka perlu ditelusuri. Apakah dirinya pernah mengalami kejadian trauma dimasa lalu hingga membekas terbawa mimpi.

Mungkin dalam langkah awal Anda dapat menanyakan secara langsung ke anak Anda. Mimpi apakah yang dapat mengganggu dirinya. Mengenai waktu tertentu proses igauan terjadi, mungin bisa ditinjau lama tidurnya. Ada kemungkinan proses igauan yang ada merupakan indikator telah habis masa istirahatnya, mengingat pembawaan setiap anak memiliki keunikan berbeda.


Yang terpenting, igauan tersebut tidak mengganggu proses istirahatnya dan mengurangi kualitas tidurnya. Jika sudah mencapai titik mengganggu, Anda dapat langsung melakukan kunjungan kepada dokter spesialis terkait.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (EA)
Salam, 

Tim Redaksi Klik Dokter

0 Komentar

Belum ada komentar