Sukses

Sakit Kepala Disertai Kesemutan & Mual

20 Oct 2014, 08:32 WIB
Wanita, 23 tahun.
Dok saya mau bertanya,saya sering banget sakit kepala.kadang sakit kepala yg sangat hebat,saya pun sering kesemutan,setiap sakit kepala di sertai mual. Dan sering sakit pinggang. Knp ya dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Terdapat beberapa penyebab sakit kepala. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. 

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian
  • Gangguan tidur
  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja
  • Waktu makan yang tidak teratur
  • Kelelahan mata
  • Penghentian konsumsi kafein

Jika sakit kepala yang Anda rasakan disertai kesemutan dan gejala mual, kami sarankan Anda segera melakukan konusltasi dengan dokter spesialis saraf agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut.  

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

 

Mengenai keluhan sakit pinggang yang Anda rasaka. Sekilas kami akan membahasnya. Sakit pinggang dapat disebabkan oleh beberapa hal (otot, ginjal, saraf, tulang belakang). Bila menyebar hingga kaki dapat disebabkan oleh terjepitnya saraf. Nyeri pinggang juga dapat disebabkan oleh nyeri alih, misal pada batu ginjal atau dismenorea. Pada nyeri kolik karena batu ginjal, keluhan berupa nyeri tajam, seperti diremas, tiba-tiba,  yang terjadi pada bagian pinggang belakang atau pada perut bagian bawah. Nyeri ini dapat menjalar ke  daerah selangkangan dan nyeri terjadi terus menerus

Nyeri punggung atau Low back pain (LBP ) dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, faktor kegemukan, pekerjaan, dan aktivitas/olahraga. Di antara penyebab LBP yang lain adalah proses degeneratif (spondilosis, HNP, osteoartritis), penyakit peradangan, osteoporotik, kelainan bentuk tulang belakang (skoliosis), gangguan sirkulasi, tumor, infeksi, masalah psikoneurotik, dsb.

Rasa nyeri yang Anda alami dapat dikurangi dengan konsumsi obat anti nyeri. Namun harus juga diperhatikan untuk menghindari berbagai aktivitas yang dapat memicu dan memperberat keluhan ini. Beberapa tips yang dapat diterapkan adalah:
  • Biasakan untuk melakukan pemanasan sebelum bekerja
  • Selalu perhatikan posisi duduk atau berdiri yang benar
  • Saat hendak mengangkat benda berat, jagalah sumbu tubuh dalam posisi tegak, jangan membungkuk yang justru akan menambah beban dan regangan pada tulang belakang
  • Olahraga berenang atau bersepeda bermanfaat untuk mengurangi nyeri dengan mengurangi tekanan pada struktur tulang punggung dan sekitarnya.
  • Hindari olaharaga yang memberikan beban pada tulang belakang seperti lari dan mengangkat beban yang justru akan memperparah nyeri, seperti lari atau angkat beban
  • Tidur dalam posisi lurus, sebaiknya di atas kasur/alas yang keras
  • Coba latihan kekuatan otot punggung/latihan core seperti plank, side plank, bridge.

Nyeri pinggang yang menjalar sampai ke kaki dan menimbulkan gangguan neurologik dapat disebabkan oleh hernia nukleous pulposus (HNP), suatu keadaan dimana sebagian atau seluruh bagian dari nukleus pulposus mengalami penonjolan kedalam kanalis spinalis. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar