Sukses

Telat Haid & Timbul Flek Kecoklatan = Hamil?

19 Oct 2014, 23:52 WIB
Wanita, 21 tahun.
ass dokter..gini dok..saya mau tanya..awal bulan februari 2014 saya terakhir KB..bulan berikutnya haid saya lancar..tapi tanggal 15 april 2014 saya terakhir haid..sampai sekarang belum haid..saya TP hasilnya negatif..tanggal 21 mei 2014 keluar flek coklat..esoknya 2 hari berturut-turut keluar darah tapi tidak sebanyak darah haid..pertanyaan saya..apakah saya hamil..karna saya merasakan tanda tanda kehamian..mohon jawabannya dok..trimah kasih sebelumnya..

Terima kasih atas pertanyaan Anda

 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pertama izinkan kami menjelaskan mengenai siklus haid normal dan kehamilan. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Berikut link mengenai haid tidak teratur (baca pula : 7 Penyebab Haid Tidak Teratur)

Siklus haid tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain

  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Stres psikologis
  • Atlit
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dsb

Untuk mengatasi siklus haid yang tidak teratur cobalah beberapa tips dibawah:

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat  menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas,Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol

Mengenai kehamilan, pada dasarnya kehamilan terjadi karena proses bertemunya sperma dengan sel ovum. Tanda kehamilan yang pertama adalah telatnya menstruasi, tetapi tidak selalu telat haid berarti kehamilan. Siklus haid dapat maju atau mundur, dipengaruhi oleh kadar hormon setiap bulannya dan terkadang tidak selalu tepat waktu. 

Kehamilan dapat diperiksa dengan test pack 1 hari setelah haid terlambat, meskipun terkadang masih mungkin belum dapat terdeteksi karena kadar hormon kehamilan yang diperiksakan masih rendah. Bila hasilnya agak meragukan (belum terdeteksi), test pack dapat Anda ulang minggu depan atau 2 minggu lagi, bila haid tidak juga datang. Bila memang negatif, berarti kemungkinan besar tidak ada kehamilan.

Kemungkinan besar keluhan flek-flek yang Anda alami disebut dengan spotting, bukan tanda awal kehamilan. Memang tanda awal kehamilan juga ada gejala flek kecoklatan sebagai tanda penempelan janin ke dinding rahim (biasanya 1 hari), tetapi tanda pasti diagnosa kehamilan dilakukan dengan adanya hasil tes pack yang positif.

Ada banyak penyebab spotting, yaitu: 

  1. Kehamilan atau kehamilan ektopik (kehamilan di luar kandungan)

  2. Penggunaan kontrasepsi oral

  3. Ketidakseimbangan hormon

  4. Infeksi pada alat kelamin

  5. Pengobatan tertentu (misal: obat pengencer darah) 

  6. Polip serviks (benjolan pada mulut rahim)

  7. Kanker serviks 

  8. Dysfunctional uterine bleeding (pendarahan akibat hormonal)

  9. Endometriosis, adenomyosis (bentuk kelainan pada dinding rahim)

  10. Hiperplasia endometrial

  11. Pelvic inflammatory disease (penyakit infeksi pada saluran kewanitaan)

 

Selain itu flek-flek coklat yang terjadi pada Anda juga dapat disebabkan karena adanya perlukaan pada organ intim setelah melakukan hubungan seksual. Untuk itu, kami sarankan agar dilakukan pemantauan dan jika terjadi lagi, sebaiknya  Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tanda-tanda kehamilan lainnya terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti.

Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain:

  •  sering berkemih

  •  pembesaran dan nyeri payudara

  •  mual

  •  perasaan lelah

  •  daerah sekitar puting susu menghitam

  •  peningkatan suhu tubuh

  •  flek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding rahim

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

  •  terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaan

  •  terdengar bunyi jantung janin pada auskultasi

  •  terlihat gambaran janin pada USG atau scanning

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar