Sukses

Nyeri Perut Setelah Makan

30 Jun 2014, 13:44 WIB
Pria, 23 tahun.
selamat pagi dok, saya mau tnya, calon istri saya tiap abis makan kok perutnya malah sakit ya, nah itu knpa? apakah ada hubungannya dg penyakit ginjal? soalnya saya kasian tiap pulang kerja katanya laper tpi abis makan malah sakit. nah saya mhon penjelasannya, terima kasih,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter. 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Berdasarkan informasi yang Anda berikan, kemungkinan kami menduga bahwa Anda mengalami ulkus peptikum yang menyebabkan nyeri pada perut Anda. Nyeri yang timbul setelah makan biasanya disebabkan oleh ulkus duodenalis (usus dua belas jari). Apakah Anda bisa melokalisasi (menunjukkan) letak nyeri yang Anda rasakan?

Ulkus peptikum adalah perlukaan terbuka pada lapisan lambung atau usus dua belas jari (duodenum). Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan ulkus peptikum, diantaranya adalah merokok, stres, faktor genetik, dan  dapat disebabkan oleh bakteri (misalnya Helicobacter pylori) atau obat-obatan yang menyebabkan melemahnya lapisan lendir pelindung lambung dan duodenum sehingga asam lambung bisa menembus lapisan di bawahnya.

Pemakaian NSAIDs (non-steroid anti inflammatory drugs, obat anti peradangan non-steroid) dosis menengah bisa menyebabkan kelainan saluran pencernaan dan perdarahan. Alkohol dan merokok dapat memicu terbentuknya ulkus. Selain itu, kopi, teh, soda dan makanan yang mengandung kafein dapat merangsang pelepasan asam lambung dan memicu terbentuknya ulkus.

Pengobatan ulkus peptikum terdiri atas penghambat H2 (misalnya ranitidin, famotidin dan cimetidin). Pada ulkus peptikum yang disebabkan oleh Helicobacter pylori, akan diberikan terapi antibiotik. Masa penyembuhan biasanya memerlukan waktu selama 8 minggu, tetapi nyeri biasanya akan menghilang setelah beberapa hari. Meskipun gejalanya telah mereda, obat harus diminum sampai habis agar infeksi benar-benar reda. 

Namun, untuk menegakkan diagnosis pasti diperlukan pemeriksaan penunjang pendukung, seperti endoskopi atau pemeriksaan rontgen lambung dengan kontras, dll. Untuk itu kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan. dengan demikian Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal segera.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar