Sukses

Onani Sebabkan Bau Badan?

19 Oct 2014, 21:20 WIB
Pria, 29 tahun.
saya ingin bertanya, apakah karena sering melakukan onani dapat menyebabkan bau badan ? terima kasih atas tanggapan dokter
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Onani tidak menyebabkan bau badan. Bau tidak sedap yang berasal dari ketiak diakibatkan oleh bakteri pada kulit yang memakan keringat. Keringat yang terdapat pada ketiak dan sekitar alat kelamin memiliki komposisi yang sedikit berbeda daripada keringat yang terdapat di seluruh permukaan tubuh lainnya karena keringat pada daerah ketiak dan sekitar alat kelamin memiliki kandungan lemak.

Keringat yang telah keluar kemudian akan teroksidasi dan terfermentasi oleh bakteri dipermukaan kulit. Proses fermentasi oleh bakteri inilah yang membuat keringat menjadi berbau setelah keluar dari tubuh. Pada beberapa orang yang memiliki kandungan lemak yang lebih banyak di dalam keringatnya, terutama pada mereka dengan kegemukan, keringat yang keluar akan memiliki bau yang lebih menyengat dibandingkan orang yang kandungan lemak keringatnya tidak terlalu banyak atau normal.

Disamping itu, terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan timbulnya bau badan yang menyengat :

  • Banyaknya daerah-daerah lembab pada tubuh (seperti ketiak, lipatan paha, lipat payudara, atau perut yang posisinya tersembunyi). Keringat yang keluar di daerah lembap lebih sulit kering sehingga akan terbendung dan menyebabkan bau badan.
  • Iklim yang lembab atau panasnya ibukota juga dapat mengakibatkan keringat menjadi lebih berbau.
  • Aktifitas/kejadian yang memicu keluarnya keringat yang lebih banyak daripada normal.

Untuk mengatasi bau badan, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah menjaga kebersihan pribadi, terutama kebersihan di daerah-daerah lembab. Beberapa tips untuk mengurangi bau badan diantaranya adalah :

  1. Rajinlah mandi dan selalu membersihkan ketiak dan bagian lipatan kulit

  2. Sering membersihkan ketiak dan daerah daerah lembab lainnya (lipat paha, lipat perut, lipat payudara, dll) saat berkeringat dengan sabun atau tisu

  3. Gunakan baju yang longgar agar keringat di tubuh cepat menguap dan kering

  4. Hindari berat badan berlebih

  5. Mempersingkat proses oksidasi atau fermentasi oleh bakteri di kulit dan mengurangi produksi keringat. Misalnya dengan menggunakan deodoran yang mengandung antiperspiran

Jika cara-cara di atas tidak membantu, sebaiknya Ibu berkonsultasi langsung dengan dokter kulit dan kelamin agar dapat diberikan obat yang tepat.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda, kami sertakan artikel:

Mengatasi Bau Badan

Bau Badan, Tidak Lagi

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar