Sukses

Sakit Kepala Setelah Kecelakaan

01 Jul 2014, 13:19 WIB
Wanita, 18 tahun.
selamat siang dok. pada saat sya kelas 3 SMA sya mengalami kecelakaan mobil. sya terlempar keluar mobil penumpang dan langsung pingsan. kecelakaan itu sangat parah sehingga sya harus dirawat bbrpa hari d RS. kecelakaan itu terjadi krn sya pda saat itu sya duduk di dpn pintu masuk. sehingga saat sopirnya ngebut saya langsung tersentak keluar dan kepala saya terbentur aspal dan mengalami pendarahan yg bnyk. stelah dirawat di RS, sya siuman dan sadar. keadaan sya mulai membaik. bengkak2 di bagian muka dan lainnya mulai menghilang. ada bbrpa jahitan disekitar kepala saya,diatas alis sya.sltelah sya baik,sya dibolehkan pulang oleh dokter. RS pd saat itu hanya seadanya sehingga sya kira tdk melekukan scan atau sbginya. rambutt sya mulai gugur sedikit demi sedikit sejak hari. stelah 1 tahun kemudian, sya mengalami sakit kepala yg luar biasa. sya mengalaminya 2 hari dan tdk melakukan akifitas apapun. sya hanya bisa menangis dan meminum obat agar sakitnya hilang. satu dua tahun lagi, telinga kiri saya berdengung dgn nada tinggi tpi tdk trllu. bbrpa hari, pda saat sya naik pesawat,telinga kedua sya sakit sekali seperti ditusuk.dan rambut sya msh terus menerus rontok sampai sekarang. rontoknya bkn putus ttpi rontok hingga akarnya dok. skrg sdh bnyk sekali rontoknya per hari dok mohon bantuannya.. apa yg hrus sya lakukan. terima kasih.
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Telinga berdenging, nyeri kepala yang sangat berat merupakan gejala gejala dari kelainan intra kranial (didalam kepala). Kondisi ini dapat terjadi akibat kecelakaan yang Anda alami maupun kondisi lain seperti tumor, dsb. Oleh karena itu, saat ini kami SANGAT menyarankan Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Seorang dokter memerlukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik langsung guna mengevaluasi kondisi Anda saat ini. Pemeriksaan tambahan juga diperlukan dalam menentukkan diagnosis yang Anda alami.

Adapun pemeriksaan yang umum dilakukan adalah CT scan ataupun MRI untuk memastikan tidak adanya perdarahan intrakranial atau perdarahan otak. Selain itu terdapat pemeriksaan EEG (elektroensefalogram) yang bertujuan untuk mengukur aktivitas listrik otak. Namun tentunya semua pemeriksaan di atas sangat tergantung dari hasil pemeriksaan fisik dari dokter yang merawat.  Segera periksakan kondisi Anda, agar Anda mendapatkan terapi yang maksimal.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (AK)

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar