Sukses

Keloid di Leher

19 Oct 2014, 07:41 WIB
Wanita, 36 tahun.
Selamat pagi dok,mau tanya saya pernah operasi,kelenjar keloid di leher,penyebab apa ya dok? Ada yg bilang akibat melahirkan, ada yg bilang akibat kb. Yg ke dua dada sebelah kiri saya kadang terasa sakit, saya tidurnya di lantai,mksih atas jawabannya
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Bekas luka yang terjadi pada kulit dapat meninggalkan bekas luka yang menghitam (hiperpigmentasi), atau menjadi berkas berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid). Dari gejala yang Anda sampaikan, bekas luka seperti yang Anda maksud kemungkinan adalah keloid.

Bentuk keloid kenyal, mengkilat, dan dapat bervariasi dalam warna seperti merah jambu, merah daging, dan coklat gelap. Keloid tidak ganas, tidak menular, dan biasanya terdapat gejala gatal, nyeri tajam, dan perubahan bentuk. Pada kasus yang parah, dapat menghambat pergerakan dari kulit. Yang sering membingungkan adalah bagaimana cara membedakan keloid dengan jaringan parut bekas luka yang biasa (hypertrophic scar). Hypertrophic scar merupakan pertumbuhan keatas (menonjol) jaringan parut bekas luka yang tidak melebar melewati batas luka.

Proses penyembuhan luka terkadang akan meninggalkan bekas luka seperti keloid atau hanya garis-garis kehitaman atau berupa scar putih. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi terbentuknya bekas luka pada seseorang, antara lain kedalaman luka, ukuran luka, lokasi luka dan faktor genetik (keturunan). Jika dalam keluarga Anda terdapat kecenderungan terbentuk keloid pada bekas luka, maka kemungkinan besar bekas luka Anda juga akan membentuk keloid.  Keloid merupakan salah satu jenis dari jaringan parut yang merupakan hasil dari pertumbuhan yang berlebihan dari bekas kulit yang terluka, yang melebihi batas luka itu sendiri. 

Tidak banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya bekas luka yang tidak diinginkan, seperti keloid atau scar hypertrophic. Masing-masing jenis bekas luka memerlukan penanganan yang berbeda-beda. Dasar penanganan bekas luka yang menghitam biasanya menggunakan krim, pengelupasan kulit/chemical peeling, mikrodermabrasi ataupun laser. Beberapa cara tersebut diharapkan dapat menyamarkan, menipiskan, bahkan menghilangkan bekas luka.

Beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk mengobati keloid adalah penggunaan salep, suntikan steroid, laser, dan operasi. Apabila Anda menginginkan hasil yang cepat dapat dilakukan operasi pengangkatan secara bedah ataupun laser. Suntikan dengan menggunakan steroid harus dilakukan beberapa kali. Sebaiknya didiskusikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Berikut Kami berikan artikel untuk menambah informasi Anda:

Keloid

Keloid dan pengobatannya

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AK)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar