Sukses

Ingin Hamil Tapi Keputihan, Bisa Tidak Yah?

20 Oct 2014, 11:07 WIB
Wanita, 26 tahun.
salam kenal dok, sy sdh hampir 2 thn menikah ingin mempunyai anak,, setahun yg lalu sy pernah mengalami keguguran dgn dikuret dan dioperasi karna ada kehamilan diluar kandugan, sy kb selama 8 bln dan dri bln des 2013 sudah lepas kb sampai sekarang blm hamil lg, bgmana caranya spya sy bs hamil lg dok apa krna efek suntik kb jd membuat lama utk hamil lg? dan skrg sy mengalami keputihan yg bening tdk banyak tp knp agak bau, apa penyebabnya bs menimbulkan bau ya dok, bgmana solusinya dok? terimakasih
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Kehamilan ditentukan oleh kesuburan Anda dan Suami. Kami menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan rutin guna menemukan akar permasalahan dari situasi yang Anda alami. Untuk memeriksa kesuburan pada pria dilakukan dengan pemeriksaan sperma.

Bagi Anda pertama-tama harus disembuhkan dulu keputihan yang Anda alami, beberapa pemeriksaan lain juga dapat dilakukan diantaranya:

  • pap smear,
  • pemeriksaan hormon ovulasi,
  • dan pemeriksaan USG, semua hal ini dapat dilakukan di dokter spesialis kebidanan dan kandungan. 

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur).

Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Untuk menambah potensi terjadinya kehamilan Anda dapat melakukan beberapa kiat lainnya, antara mengatur frekuensi hubungan seks, berikut penjelasannya:

Cara Meningkatkan Keberhasilan Terjadinya Kehamilan

 

Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Berikut adalah beberapa artikel Kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar