Sukses

Keracunan Asap Belerang?
20 Oct 2014, 00:04 WIB
Wanita, 17 tahun.
misi dok saya mau tanya :) jadi gini beberapa minggu yang lalu, saya pergi ke gunung bromo. terus ga segaja saya menghirup asap belerang yang keluar dari kawah, begitu juga dengan pengunjung yang lain. tetapi hanya saya yang merasakan sesak nafas setelah terhirup, padahal saya sudah memakai masker penutup hidung dan mulut. sebelum sesak nafasnya, cairan seperti sedang sinus (saya ada bakat sinus) mengalir keluar dan itu cukup banyak sampe2 masker saya ikutan basah. setelah itu saya merasa badan saya lemas, nafas makin susah seperti ada yang mengikat dan mengganjal,padangan saya mulai kabur, badan saya keringetan dan dingin. akhirnya saya jatuh karena sudah tidak kuat memompang badan saya, pandangan saya gelap. nafas saya makin susah, saya susah membuka mata saya, badan terasa makin dingin, awalnya kaki saya terasa seperti kram lama kelamaan malah sekujur tubuh saya terasa kesemutan. setelah itu saya diberi air minum, minyak kayu putih dan minyak aroma terapi di dada dan hidung saya. setelah cukup lama akhir nya saya mulai bisa lanjut perjalanan. tapi ada beberapa kondisi seperti penglihatan saya tak begitu cukup jelas, kepala saya pusing dan nafas saya sedikit tersenga baru itu semua sembuh total setelah 2 hari setelah kejadian. alhamdulillah si sekarang nggak tapi saya mau tanya kenapa itu bisa terjadi? penyebab nya apa? apaitu salah satu penyakit? seperti asma atau sesak nafas? apa ada solusinya? terimakasih dok :D

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kemungkinan gejala yang Anda alami adalah keracunan sulfur dioksida (belerang), gejalanya antara lain:

  • Iritasi pada mata, hidung dan tenggorokan
  • Keluarnya cairan dari hidung
  • Rasa tersedak di tenggorokan
  • Sulit bernafas
  • Nyeri dada

Jika keluhan masih dirasakan menganggu, kami sarankan Anda melakukan konsultasi langsung ke dokter spesialis penyakit dalam agar dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,


Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar