Sukses

2 Tahun Menikah Belum Punya Anak

18 Oct 2014, 19:56 WIB
Pria, 32 tahun.
Saya pria beristri dan telah menikah selama 2 tahun tapi belum dikaruniai anak, kami sangat berharap dengan konsultasi online seperti ini ada solusi untuk kami, saya sempat juga tes kualitas sperma di salah satu laboratorium medis dijakarta tetapi saya belum pernah konsultasikan ke dokter ahli, mohon dapat dibantu apa yg harus kami lakukan untuk membantu keinginan kami, terima kasih.

Terima kasih Anda telah setia menggunakan fasilitas e-consultation KlikDokter.

Kami sangat mengerti kekhawatiran Anda, dan keinginan Anda, dalam memiliki buah hati. Jika Anda sudah melakukan analisa sperma, apa hasilnya? Apakah istri Anda juga sudah melakukan pemeriksaan?

Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu: belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Dari pihak istri, kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan USG rahim, HSG ataupun kadar hormon. Kondisi tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus juga dapat mengganggu kesuburan. 

Analisis semen diperlukan untuk menilai kualitas serta kuantitas sperma pada kasus infertilitas (ketidaksuburan) pria. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat, merokok, pestisida yang terdapat dalam makanan.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Periksakan kondisi Anda berdua, agar diketahui sumber permasalahanya dan Anda berdua dapat cepat memiliki buah hati. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan istri dapat segera dianugerahi buah hati. 

Berikut adalah beberapa artikel terkait kehamilan pada pasangan suami-istri:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim redaksi KlikDokter

 
 

0 Komentar

Belum ada komentar