Sukses

Dua Kali Terlambat Menstruasi

18 Oct 2014, 18:24 WIB
Pria, 30 tahun.
Mengapa istri saya sdh 2 kali telat selama seminggu lebih dok lalu haid dgn rasa sakit apakah termasuk keguguran atau lemahx kandungan atau proses fertilasi gagal

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Telat datang bulan memang salah satu tanda kehamilan, namun tidak pasti. Siklus haid memang dapat maju atau mundur, tidak selalu tepat waktu. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Bagaimana dengan siklus haid anda selama ini?

Tanda-tanda kehamilan terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti. Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain adalah:

  • sering berkemih
  • pembesaran dan nyeri payudara
  • mual
  • perasaan lelah
  • daerah sekitar puting susu menghitam
  • peningkatan suhu tubuh
  • flek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding rahim

Keluarnya perdarahan kecil atau flek-flek kecoklatan dalam waktu singkat karena proses penempelan calon bayi pada dinding rahim biasanya hanya terjadi dalam 1 hari saja .

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah: 

  •  terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaan
  •  terdengar bunyi jantung janin pada auskultasi
  •  terlihat gambaran janin pada USG atau scanning

Kami sarankan anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengetahui lebih pasti penyebab dari keluhan anda dan untuk mendapatkan terapi yang optimal

Umumnya, keterlambatan menstruasi merupakan tanda yang paling mudah dijadikan pegangan. Karena hubungan intim dilakukan pada masa subur, ada/tidaknya keterlambatan menstruasi baru dapat dilihat 2 minggu kemudian. Jika memang terlambat lebih dari 1 minggu dari waktu seharusnya, ada kemungkinan sudah terjadi pembuahan. Karena itu bisa dilakukan pemeriksaan kehamilan dengan test pack.

Penyebab haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

 

  • Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Jika keluhan nyeri haid dirasakan semakin mengganggu, kami menganjurkan agar istri Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut serta pemeriksaan penunjang (jika diperlukan).

Berikut kami sertakan pula artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (DNA)

Salam, 

 

Tim Redaksi Klik Dokter

0 Komentar

Belum ada komentar