Sukses

Kenapa Selaput Dara Tidak Robek Setelah Berhubungan Seksual?

02 Jun 2014, 13:43 WIB
Wanita, 20 tahun.
Dok apakah pada saat berhubungan seksual selaput dara wanita belum tentu bisa pecah ? mengapa bisa tidak pecah seperti itu ?

Terima kasih atas pertanyaan Anda. 

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah: 1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan 2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. 

Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis. Karena itu konsep yang perlu digunakan di sini adalah keperawanan hilang saat seseorang melakukan hubungan intim. 

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Selaput Dara dan Tes Keperawanan

Beda Negara, Beda Konsep Keperawanan

11 Tanda Anda Tertular Penyakit Menular Seksual

Hubungan Seksual dan Masturbasi pada usia 20 dan 30-an, Berhubungan dengan Peningkatan Risiko Kanker Prostat

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar