Sukses

Perih Pasca Operasi Hemoroid

20 Oct 2014, 10:00 WIB
Wanita, 17 tahun.
Assalamu'alaikum wr. wb. maaf dok saya mau tanya.. sudah sekitar 4 bulan ini saya sering keluar-masuk RS, sudah sebanyak 4 kali. namun sebelum itu saya pernah periksa ke dokter, dan saya dinyatakan kena maag dan ada gejala tipes juga, namun sakitnya masih berlanjut, sehingga saya segera dibawa ke RS. masuk RS yang pertama saya rawat inap selama 3 hari, masuk RS kedua saya rawat inap 2 hari, dan masuk RS yang ketiga rawat inap 5 hari, selama rawat inap sampai 3 kali tersebut saya berada di RS yang sama dengan dokter yang sama pula, diagnosanya masih sama, gastritis. tapi saya rasa belum ada perkembangan, malah semakin parah. dua hari sebelum rawat inap yang ketiga itu saya di rumah sempat diare dengan feses yang agak cair dan pucat, hari pertama diare sebanyak 8 kali dan hari keduanya diare sebanyak 5 kali dalam sehari. saya sudah periksa ke dokter umum, diagnosanya juga gastritis, lalu dokternya juga bilang ada infeksi usus, saya diberi obat namun masih juga belum ada perkembangan, sampai esok harinya saya dilarikan ke RS dan rawat inap selama 5 hari, pada hari terakhir rawat inap tersebut saya sempat rontgen OMD, setelah ada bacaannya dokter bilang hanya peningkatan asam lambung, tanpa menjelaskan lainnya lagi. setelah pulang dari opname saya 2 minggu istirahat di rumah, setelah itu mulai melakukan aktivitas rutin saya kembali, namun baru 2 hari beraktivitas badan saya sudah tidak enak lagi, saya merasa sakit, nyeri, dan perih pada perut bagian atas dan tengah (cenderung ke kiri), kadang sakitnya juga merambat ke kanan namun sekejap hilang. pada siang harinya saya kesusahan saat BAB, saat keluar fesesnya keras dan bercampur darah, setelah itu keluar lagi darah segar. lalu malam harinya sekitar jam 10 saya langsung dibawa ke RS lagi, tapi kali ini RS nya berbeda. mulai jam 2 dini hari saya merasa ingin ke toilet terus, sampai keesokan paginya saya diare terus, namun diarenya feses cair berwarna terang bercampur darah dan lendir. dokter spesialis dalam saya yang baru mendiagnosa gastritis dan disentri, setelah dicek lab dokter saya bilang feses saya tidak mengandung cacing, kemudian dokter mengoperkan ke spesialis bedah, saat itu dokter bedah langsung memeriksa dan saya dinyatakan ambeien dan harus di operasi, memang saat BAB saya rasa seperti ada daging yang keluar, namun saya tidak kepikiran sampai ke ambeien. dari orang tua saya sendiri juga ada riwayat ambeien namun tidak sampai di operasi. keesokan harinya saya langsung operasi hemoroid, 3 hari pasca operasi saya baru bisa BAB, lalu dokter dalam dan bedah sudah membolehkan saya pulang, seminggu kemudian saya kontrol lagi ke dokter bedah dan alhamdulillah setelah kontrol obatnya terasa bekerja baik, sehingg untuk duduk dan jalan sudah nyaman. namun saya merasa bermasalah lagi pada bagian perut, lalu saya berniat kontrol ke dokter spesialis dalam namun saat itu dokternya libur, sehingga saya bertemu dokter umum. setelah kontrol itu saya 2 hari tidak BAB, dan pada hari keduanya pada malam harinya saya baru bisa BAB, namun fesesnya keras dan gelap. keesokan harinya feses saya juga masih keras dan gelap, dan bercamour darah warnanya agak gelap, saya merasa perih pada bekas operasinya, sehingga untuk duduk dan jalan lagi terasa tidak nyaman.. sekarang sudah 2 minggu 2 hari pasca operasi hemoroid, menurut dokter, lebih baik saya periksa ke dokter dalam atau bedah saja? mohon penjelasan dan sarannya tentang penyakit saya ini ya dok, terimakasih banyak :) wassalam

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Riwayat diare yang berulang memang dapat memicu terjadi perdarahan karena akan mengiritasi pleksus hemoroidalis dan memicu terjadinya wasir.

Kami sarankan Anda kembali ke dokter spesialis bedah untuk dilakukan pemeriksaan fisik kembali dan mendapatkan terapi yang optimal. 

Berikut kami lampirkan artikel untuk menambah informasi Anda:

Tujuh Cara Sehat Cegah Wasir

Wasir (Hemoroid)


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,


Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar