Sukses

Rubella dan Blighted Ovum

18 Oct 2014, 11:27 WIB
Wanita, 25 tahun.
Dok,sebelum menikah sy sempat cek kesehatan yaitu TORCH.dan hasilnya semua negative kecuali rubella.sy tetap memprogramkan hamil sambil mengonsumsi ramuan herbal.sy yakin akan menjadi negative karena tingkat virusnya cukup renda.pada usia kandungan 2 bulan sy harus dikuret karena blighted ovum.apakah itu efekk samping dari virus tersebut.sampai saat ini saya belum tes lab lagi.kali ini sy ingin hamil lagi,bermasalahkah?
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Saudari yang terhormat,

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Bagi penderita yang sudah pernah terkena infeksi rubella sebelumnya maka tubuh akan membentuk sistem pertahanan (sistem imun) untuk melindungi diri dari infeksi ulang rubella. Sistem pertahanan tubuh ini ditandai dengan adanya hasil IgG anti-rubella yang positif, yang menunjukkan bahwa tubuh sudah pernah mendapatkan infeksi rubella sebelumnya. Dengan adanya sistem pertahanan tubuh terhadap rubella ini maka kalaupun terjadi infeksi ulang maka biasanya gejala yang ditimbulkan akan lebih ringan.Selain itu pada ibu yang mendapatkan infeksi ulang rubela saat kehamilan berikutnya biasanya jarang menularkan virus kepada anak di dalam kandungannya, sehingga kecil kemungkinannya anak akan mengalami cacat bawaan ataupun kematian dalam rahim akibat infeksi ini. Namun demikian, pada kasus yang langka pernah ditemukan adanya infeksi rubela yang ditularkan dari ibu kepada anaknya meskipun ibu tersebut sudah pernah terinfeksi rubella sebelumnya.

Blighted ovum merupakan suatu kelainan dalam kehamilan dimana kantong kehamilan tumbuh tanpa disertai pertumbuhan janin, sehingga hanya kantong kehamilan yang tumbuh. Blighted ovum dapat disebabkan oleh pembelahan sel yang tidak sempurna atau kualitas sel telur dan/atau sel sperma yang tidak bagus. Tubuh Ibu akan mengenali kromosom abnormal yang tumbuh dan secara alami akan berusaha untuk menghentikan kehamilan karena janin tidak akan tumbuh menjadi bayi yang normal dan sehat. Sayangnya blighted ovum tidak dapat dicegah, meski demikian, umumnya blighted ovum hanya akan terjadi satu kali pada ibu hamil.

Dalam keadaan normal, disaranakan boleh hamil lagi setelah 3 bulan atau menunggu 1-3 siklus menstruasi sebelum mencoba untuk hamil lagi. Setelah mengalami keguguran dan dikuret, dianjurkan agar Anda menunda kehamilan berikutnya selama kurang lebih 3 bulan, hingga organ reproduksi ibu kembali ke bentuk semula dan ibu telah siap secara fisik dan emosi untuk hamil lagi. orang yang pernah mengalami blighted ovum  masih dapat hamil dengan normal pada kehamilan berikutnya. Yang perlu Anda dan istri lakukan saat ini adalah mempersiapkan kehamilan berikutnya dengan lebih baik, yaitu dengan merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan untuk:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio. Adapun bahan makan sumber asam folat adalah sayur-sayuran berdaun hijau, sereal, buah-buahan seperti jeruk, anggur, dsb.

Diskusikanlah dengan dokter kebidanan dan kandungan yang merawat Anda untuk penjelasan yang lebih spesifik.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang semoga dapat bermanfaat untuk anda :

 

USG Ketika Kehamilan? Kenapa Penting Sih?

Persiapkan Kehamilan dengan Asam Folat

Merencanakan Kehamilan

6 Makanan Wajib Untuk Ibu Hamil

Tanda-tanda Kehamilan dan Cara Memastikan Kehamilan

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(PNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar