Sukses

Flek Kecoklatan & Keputihan Saat Hamil

20 Oct 2014, 09:14 WIB
Pria, 29 tahun.
maaf dok mu nanya, istri saya sudah hamil 1,5 bulan tapi kadang2timbul flek2 agak kecoklatan disertai keputihan,apakah berbahaya dok!soalnya istri saya dulu pernah keguguran

Terima kasih atas pertanyaan Anda. 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Flek-flek berwarna coklat kehitaman merupakan gambaran yang menunjukkan adanya perdarahan ringan pada sistem reproduksi. Penting untuk diketahui bahwa semua bentuk perdarahan yang keluar dari kemaluan wanita (vagina) yang sedang dalam kondisi hamil perlu mendapatkan perhatian lebih. Flek-flek tersebut bisa jadi merupakan suatu pertanda adanya masalah serius dan berbahaya bagi kehamilan. Namun, memang pada 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan). Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya flek-flek selama kehamilan diantaranya adalah:

  • Melakukan hubungan seksual selama kehamilan. Biasanya flek-flek darah akan timbul setelah melakukan hubungan seksual saat hamil karena saat hamil serviks (leher rahim) wanita dialiri oleh lebih banyak darah dibandingkan oleh wanita yang tidak hamil, karena itu serviks wanita yang sedang hamil lebih mudah berdarah

  • Keguguran 

  • Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)

  • Blighted Ovum (BO). Merupakan suatu kelainan dimana janin di dalam rahim gagal untuk berkembang

  • Infeksi saluran reproduksi oleh jamur, parasit, ataupun bakteri

  • Plasenta previa atau Solusio plasenta (pelesapan plasenta dari dinding rahim). Merupakan penyebab perdarahan yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.

Pada saat hamil akan terjadi pengeluaran cairan vagina yang lebih banyak daripada biasanya yang disebabkan karena adanya perubahan hormonal selama kehamilan. Selama bentuk cairan vagina tersebut berwarna bening atau putih susu, tidak berbau, tidak terasa gatal, itu adalah hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Jika keputihan yang istri Anda alami mengeluarkan bau yang mengganggu, harus dipikirkan bahwa itu bukanlah keputihan yang normal terjadi pada wanita hamil. Istri Anda harus memeriksakan kepada dokter spesialis kandungan tempat ibu melakukan antenatal care (ANC) agar dapat segera diterapi dengan tepat dan sedini mungkin. Keputihan yang berlangsung terus menerus tanpa pengobatan yang tepat selama kehamilan dapat menimbulkan berbagai komplikasi selama kehamilan, seperti ketuban pecah dini, bayi lahir prematur, infeksi cairan amnion dan lain sebagainya.

Jika diberikan terapi yang tepat, keputihan ini dapat sembuh sempurna. Beberapa tips yang dapat Ibu lakukan untuk mencegah infeksi yang berulang antara lain:

 

  • Jagalah kebersihan dan kelembaban daerah kemaluan dengan baik. Hindari penggunaan cairan pembersih vagina karena cairan tersebut akan membunuh bakteri normal yang terdapat di dalam vagina yang seharusnya berfungsi untuk melindung daerah kemaluan. 
  • Bila celana dalam menjadi lembab/basah maka gantilah dengan yang bersih dan kering
  • Pakailah celana dalam dari bahan yang mudah menyerap keringat

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Kami menyarankan sebaiknya Anda memastikannya dengan dokter yang menangani Anda. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.(DNA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar