Sukses

Keputihan Abnormal & Nyeri Perut

20 Oct 2014, 03:13 WIB
Wanita, 21 tahun.
saya mengalami keputihan sudah sejak setahun yang lalu. dan setelah melihat ciri cirinya dari berbagai literatur termasuk ke yang abnormal, yaitu : putih kental menempel, gatal, bau anyer, dan saya sering mengalami kram dibagian pinggaul dan dbawah perut. itu pertanda apa ea dok? mohon bantuannya.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Untuk menentukan diagnosa pasti yang Anda alami, kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan fisik secara langsung ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan dan dilakukan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan) untuk mendapatkan terapi optimal. Apakah Anda sudah menikah? Jika sudah menikah, apakah Anda sudah melakukan pap smear? 

keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. Jika keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu (jika sudah menikah). Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Pengobatan apa sajakah yang sudah Anda peroleh? Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.

 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (DNA)

Salam, 

 

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar