Sukses

Nyeri Kepala

13 May 2014, 10:40 WIB
Wanita, 21 tahun.
Selamat pgi dok,sy mau tnya.Adik saya punya penyakit sering pusing dari kecil sampe sekarang kuliah. setiap kurang tidur atau kecapean langsung ngedrop. tapi kalau udah minum obat sama tidur bisa hilang pusingnya. pusing di sebelah kanan dan diatas kelopak mata kanan.Dan waktu priksa ke dokter cuma kecapekan,Kira kira itu kenapa ya? Parah kah?. Terima Kasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

  Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. 

Nyeri kepala sebelah yang berat disertai dengan gangguan pada mata sebelah (unilateral) dapat terjadi pada cluster headache. Mungkin jenis sakit kepala inilah yang Anda alami, bukan migraine.  Ciri-ciri nyeri kepala kluster adalah nyeri kepala berat atau sangat berat pada daerah orbital (sekitar mata) atau temporal (pelipis), yang hilang dalam 15-180 menit, jika tidak diobati, dan serangan sakit kepala dapat mencapai 16 kali dalam 48 jam. Keluhan sakit kepala disertai oleh salah satu dari tanda otonom berikut: ptosis (kelopak mata menurun), miosis (pupil mengecil), injeksi konjungtiva (mata merah), lakrimasi (air mata menetes), pilek, dan wajah kemerahan, bengkak, atau berkeringat. Kesemua keluhan tersebut muncul pada satu sisi. Bagaimana dengan Anda?

Nyeri ini dikarenakan oleh pelebaran (vasodilatasi) pembuluh darah yang menekan saraf trigeminal. Penyebab pastinya tidak diketahui. Nyeri ini dikatakan berhubungan dengan faktor genetik (keturunan) dan berhubungan pada perokok aktif. Apakah Anda merokok?

Sedangkan 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  1. Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju,red wine)

  2. Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan China dan Meksiko

  3. Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)

  4. Makanan yang difermentasi

  5. Alkohol (red wine)

  6. Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

Kami menyarankan Anda untuk berobat ke dokter spesialis saraf untuk memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah berbahaya atau tidak.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

6 Tanda Sakit Kepala Sudah Berbahaya

Migraine Sering Kambuh, Bagaimana Solusinya?

Hubungan Migraine dengan Tidur

5 Cara Alami Melawan Migraine

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (EA)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar