Sukses

Nyeri Punggung Hilang Timbul

19 Oct 2014, 18:55 WIB
Pria, 62 tahun.
selamat malam dok. maaf mengganggu sebentar. saya ingin bertanya. ayah saya berumur 62 tahun. beliau sering sakit pada punggung dan pantat.dahulu pernah dirontgen,mrt,scan hasilnya normal semua,kemudian setelah itu pada pantat dulu pernah disuntik oleh salah satu dokter dan sembuh. tapi pada akhir-akhir ini kok kembali kambuh?apakah ini penyakit tua layaknya seperti tulang yang keropos dan lainnya tapi ini terjadi pada otot atau urat atau saraf?begitu? apakah itu bagian saraf?atau ada otot atau urat yang kurang pas?pada punggungnya juga kadang kambuh kadang tidak.apakah perlu mengkonsumsi multivitamin untuk otot atau sendi?seperti nutrition joint?apakah itu bagus? terima kasih dok. tuhan memberkati.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Nyeri punggung dapat terjadi secara spontan dan memiliki derajat nyeri yang cukup tinggi sehingga bisa menimbulkan gangguan aktivitas dan postur tubuh. Penyebab adalah postur yang tidak ideal (terlalu gemuk/buncit), trauma yang terjadi di daerah punggung atau bokong dan gerak tubuh yang salah, kurang peregangan (olahraga).

Beberapa penyebab nyeri punggung adalah: 

  1. Stress. Punggung sangat sensitive terhadap ketegangan otot akibat stress sehari-hari. Dalam keadaan lemah dan kaku, otot punggung mengalami spasme (kejang). Kondisi ini menyebabkan aliran darah yang mengangkut oksigen menjadi terhambat, sehingga otot kekurangan oksigen. Akibatnya, penderita mengalami nyeri yang semakin parah jika tidak segera ditangani dokter.
  2. Postur tubuh yang buruk. Postur tubuh yang kurang tepat menyebabkan lengkung tulang belakang tidak berada dalam satu garis lurus sehingga mudah cedera dan menimbulkan kelainan premature pada diskus. Diskus yang rapuh tidak lagi mampu menjadi bantalan vertebra. Kelainan akibat postur tubuh yang buruk yaitu tulang belakang terlalu melengkung ke depan atau belakang.
  3. Kurang Olahraga. 80% kasus nyeri tulang punggung disebabkan karena buruknya kelenturan (tonus) otot atau kurang berolahraga. Otot yang lemah, terutama pada daerah perut, tentu tidak mampu menyokong punggung secara maksimal.
  4. Cedera dan ketegangan otot. Gerakan memutar, membungkuk atau mengangkat beban berat yang tidak dilakukan secara benar, akan mengakibatkan ketegangan pada otot atau cedera ligamen (jaringan elastis yang menjaga kestabilan tulang). Hal yang sama juga dapat terjadi akibat gerakan secara mendadak dalam berolahraga, misalnya ketika berganti arah.
  5. Osteoarthritis. Proses penuaan menyebabkan diskus keluar (menonjol) dari tempat semestinya dan menghasilkan pertumbuhan tulangbaru seperti taji yang menimbulkan radang sendi disertai nyeri. Postur tubuh dan perawatan tulang belakang yang baik biasanya dapat meredakannya.

Ayah Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri atau menggunakan obat oles anti nyeri yang dijual bebas di pasaran untuk mengurangi rasa nyeri. Ayah Anda juga perlu memperhatikan posisi Anda dan juga meningkatkan aktivitas fisik dengan melakukan olahraga secara rutin, 2-3 kali/minggu selama 30 menit, namun hindari olahraga yang memberikan beban pada punggung seperti angkat beban. Jika keluhan masih terasa mengganggu sebaiknya ayah Anda mengunjungi dokter untuk pemeriksaan fisik dan mungkin diperlukan fisioterapi diatermi (pemanasan) dan juga terapi peregangan otot untuk mengatasi nyeri atau pemijatan/massage.

Berikut kami lampirkan artikel yang berhubungan dengan keluhan ayah Anda:

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar