Sukses

Anak Tidak Gemuk

19 Oct 2014, 02:37 WIB
Wanita, 26 tahun.
dok,anak saya usia 10bln.slama ini makan ga ad masalah (makanan home made no gula garam, susu formula) anaknya sangat aktif,,tp kenapa peningkatan berat badannya hanya sdkt ya dok,dan badannya jg engga gemuk. jadwal makannya sehari 3x,1x cemilan buah.apakah untuk usianya pemberian porsi makannya kurang??sehingga penyerapan gizinya tdk optimal?apakah imunisasi yg terlambat (tdk sesuai jadwal) bisa memoengaruhi pertumbuhan anak??selain faktor genetik adakah faktor lain yg bsa membuat anak kurus?? terimakasih.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami memahami keinginan Anda dan mungkin keinginan dari setiap ibu yang menginginkan putra/putri nya terlihat subur. Namun, tentunya yang terpenting adalah putra/putri Anda sehat dan memiliki berat badan yang ideal, karena gemuk bukan berarti selalu bagus. Sayang sekali Anda tidak mencantumkan jenis kelamin, berat badan maupun tinggi badan anak Anda, karena dengan data tersebut dapat diketahui berat badan ideal anak Anda. Jika anda ingin mencari tahu kisaran berat badan dan tinggi badan yang sesuai dengan usia, Anda dapat menggunakan fitur pertumbuhan anak yang terdapat pada bagian bawah dari halaman Rubrik Tumbuh Kembang Anak.

Mengenai tubuh yang kurus meskipun anak sangat lancar dalam hal susu ataupun makanan, selama berat badan dan tinggi badan masih berada dalam kisaran norma, jangan khawatir karena penampakan tubuh kurus mungkin terlihat karena anak lebih tinggi daripada anak sebaya yang dikarenakan turunan orang tua. 

Berat badan rata-rata anak laki-laki pada usia 10 bulan adalah 9,2 kg, sedangkan pada anak perempuan adalah 8,2 kg. Berat badan anak Anda memang cenderung kurang dibandingkan berat badan median menurut WHO.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anak selain faktor genetik adalah faktor asupan nutrisi dan aktivitasnya. Apabila makannya biasa dan aktivitasnya banyak tentu saja berat badannya tidak akan meningkat. Untuk meningkatkan berat badan, yang diperlukan adalah asupan atau input lebih besar dari aktivitas atau output. Anak Anda sebaiknya mulai mengonsumsi susu formula serta makanan tambahan lainnya sesuai dengan usia. ASI tetap diteruskan.

Apabila anak Anda tergolong aktif, maka makan atau susunya pun harus banyak. Pemberian snack diselang makan besar dapat sering Anda berikan (2-3 jam sekali). Pilihlah makanan sehat yang banyak berkalori tinggi (roti, bubur, kue) dan bukannya makanan jajanan yang tidak bernutrisi (chiki, permen).

Pastikan anak Anda tidur siang dan tidur cukup di malam hari (8-10 jam) guna membangun metabolismenya. Namun yang perlu Anda perhatikan adalah pola makannya, apabila pola makan anak Anda baik, dalam artian anak banyak makan dan minum susu dan terlihat aktif, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari anak Anda, meskipun berat badannya tidak naik signifikan.

 

Faktor lainnya juga adalah penyakit terutama penyakit kronis seperti infeksi kronis (infeksi saluran kemih), anemia (kekurangan zat besi), serta hal lain yang bisa menyebabkan gagal tumbuh (adanya kelainan di jantung, hormon, dan sebagainya). Perhatikan juga tanda cacingan seperti lemah, lesu, atau keluar cacing dari dubur. Apabila terdapat tanda seperti yang kami katakan, berkonsultasilah ke dokter, mungkin anak Anda memerlukan obat cacing.

Imunisasi yang terlambat tidak mempengaruhi pertumbuhan anak. 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,


Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar