Sukses

Batuk Berdahak Lama

20 Oct 2014, 10:20 WIB
Wanita, 31 tahun.
Dear Dokter, Saya menderita sakit flu dan batuk mulai dari tanggal 14 april dengan gejala hidung tersumbat, di sertai demam dan batuk. setelah mengkonsumsi rhinos dan obh selama seminggu dan tidak ada perubahan, di tanggal 21 april saya mengunjungi dokter umum di puskesmas. saat itu saya juga merasakan ngilu di persendian bilang terkena angin, air atau hawa dingin. dokter kemudian memberikan obat dan meminta saya melakukan tes darah jika setelah 3 hari tidak ada perubahan. lalu di tanggal 24 april saya kembali mengunjungi dokter umum di puskesmas namun kali ini dengan dokter yang berbeda. ia hanya memberikan paracetamol dan vitamin. setelahnya saya sempat pulih selama 2-3 hari. kemudian flu kembali dengan batuk yang cukup parah hingga muntah dan kehilangan suara. saya kemudian di sarankan mengkonsumsi paratusin.karena tidak kunjung membaik, di tanggal 02 mei saya ke rs untuk menemui dokter umum. ia pun lalu menyarankan melakukan tes darah. dari hasil lab smua hasil baik di nyatakan baik, hb, thypus, trombosit, leukosit, semua dalam keadaan baik. kemudian saya di berikan antibiotik CEFAT, obat batuk cair dan vitamin. namun hingga hari ini pun saya masih batuk berdahak, pilek dan tidak ada suara. apakah langkah selanjutnya yang harus saya ambil, dok? apakah saya harus ke dokter THT atau bisa ke dokter spesialis lain? apa kira-kira penyakit yang saya derita ini, dok? Mohon penjelasannya. Terima kasih.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih karena Anda telah memilih untuk menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga). 

Dahak biasanya diproduksi oleh tubuh misalnya ada infeksi, ada alergi, ada penggunaan berlebih dari suara, dsb. Dahak yang tidak dikeluarkan akan terus merangsang reseptor batuk di saluran napas dan dapat sangat mengganggu. Karena itu, untuk mengatasi dahak dilakukan dengan mengeluarkan dahaknya.

Pengeluaran dahak dapat dibantu dengan menggunakan obat batuk yang mengandung mukolitik ataupun ekspektoran. Mukolitik berfungsi untuk memecahkan lendir yang kental sehingga lebih mudah dikeluarkan. Dahak yang bercampur dengan darah yang sedikit  kemungkinan besar disebabkan adanya lecet di saluran pernafasan akibat pengeluaran dahak yang terlalu keras dan dicampur dengan adanya infeksi. 

Kami lampirkan sebuah artikel untuk Anda baca terkait batuk berdahak:

Jangan Anggap Sepele Batuk Berdahak

Kami menganjurkan agar sebaiknya Anda konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam. Sebab untuk kasus Anda sepertinya dibutuhkan pemeriksaan fisik lengkap dan juga pemeriksaan penunjang. Sepertinya Anda memerlukan pengobatan seperti antibiotik oleh karena sudah berlangsung lama. Sebaiknya memang kami sarankan coba lakukan pemeirksan uji resistensi obat, jadi dahak Anda dilakukan penyocokan dengan antibiotik, jadi akan lebih tepat. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (EA)

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter 


0 Komentar

Belum ada komentar