Sukses

Sering Berkemih

09 May 2014, 04:50 WIB
Wanita, 32 tahun.
hallo dok,saya sering mengalami pengen pipis terus.tp pipisnya itu tdk keruh ataupun ada darah.sering ke dokter umum di kasih antibiotik tp nggak ngefek sama sekali obatnya.dgn keadaan yg seperti ini,dari tangan kanan,bahu,punggung,pinggang,paha,dan kaki pegal pegal.itu anggot badan semua yg sebelah kanan.sudah tes darah,urine dan x ray.di nyatakan urine biasa saja dan tdk ada batu ginjal.kira kira kenapa ya dok?tlg di jawab ya soalnya sudah setahun lebih saya mengalaminya. terimakasih.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sebelumnya kami ingin mengajukan pertanyaan, sejak kapan keluhan sering berkemih dirasakan? Berapa banyak air yang dikonsumsi dalam sehari, apakah anda sering minum? Apakah terdapat keluhan anyang-anyangan atau buang air kecil tidak lampias? Apakah terdapat nyeri pada saat berkemih? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

Ada beberapa kondisi yang sering menyebabkan buang air kecil:

  1. Infeksi Saluran Kencing: infeksi saluran kencing menyebabkan keluhan sering BAK, nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubunan seksual yang tidak sehat. 

  2. Diabetes mellitus (kencing manis): ditandai dengan keluhan banyak minum, banyak makan, banyak kencing terutama pada malam hari, penurunan berat badan, dan keluhan-keluhan tidak khas lainnya.

  3. Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

  4. Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.

Untuk memastikan penyebab keluhan ayah Anda, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut berupa wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya urinalisis. Kami menyarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter penyakit dalam untuk diperiksa lebih lanjut. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.)=

Salam,

Tim Redaksi Klikdokte

0 Komentar

Belum ada komentar