Sukses

Nyeri Dada Saat Menarik Nafas

20 Oct 2014, 00:31 WIB
Pria, 16 tahun.
Assalamualaikum wr wb, dok, saya mau tanya, dada saya suka sakit saat tarik nafas, tapi tidak terlalu sering,hanya di saat2 tertentu saja seperti kecapean. Itu kenapa dok? Terima kasih

Waalaikumsalam. Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum menjawab,ijinkan kami mengajukan pertanyaan. Apakah Anda merokok? Apakah nyeri dada muncul hanya jika berubah posisi? Apakah sebelumnya Anda melakukan aktifitas fisik atau olahraga berat? Apakah ada riwayat cedera atau trauma? Apakah ada gejala batuk, sesak napas, nyeri ulu hati?

Nyeri dada tidak selalu disebabkan oleh jantung. Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

  • Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 
  • Nyeri karena masalah otot dan tulang: biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri akan membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
  • Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
  • Nyeri karena saluran pencernaan: biasanya karena maag / GERD. Gejala berupa rasa asam atau pahit di mulut dan nyeri ulu hati. Nyeri ini berkurang dengan pemberiaan obat lambung atau maag.
  • Nyeri dada karena masalah psikologis

Kemungkinan keluhan Anda berhubungan dengan paru-paru. Untuk memastikan sebaiknya periksakan ke dokter spesialis paru untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan terapi lebih lanjut.

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar