Sukses

Nyeri Saat Berhubungan Intim

30 Apr 2014, 16:07 WIB
Wanita, 27 tahun.
sebelunya saya minta maaf mungkin pertanyaan ini membosankan/tidak bermanfaat tetapi masalah ini bikin sya putus asa dok dan strees. yang inginsaya tanyakan: sebenar nya yang normal sehabis ML apa yang di rasakan dok? sakit atau bagaimana? soal nya sy setiap abis ML rasanya nyeri seperti orang yang sedang anyang-anyangan(beser / kencing terus menerus) tp rasa sakit itu hilang setelah kurang lebih 2 jam.tidak berdarah dan tidak berkelanjutan. rasa sakit nya nya di bibir vagina saja. kemudian, saat foreplay pun cairan yang keluar hanya sedikit.apa itu berpengaruh dok ? obat apa yang harus di konsumsi agar cairan lendir nya banyak? mohon jawabannya, karna untuk ke dokter spesialis langsung saya malu dok. terimakasih bnayak dok.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Saya memahami kecemasan Anda. Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal,  pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  • Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • Infeksi pada vagina
  • Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
  • Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Jadi penyebab dari dispareunia itu bermacam-macam. Untuk nyeri pada penetrasi dalam, umumnya dapat disebabkan karena infeksi, peradangan panggul, atau endometriosis. 

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk membantu mencegah nyeri  tersebut antara lain :

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. 
  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.
  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina.

Jika kondisi ini berlanjut silakan berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan agar dapat dicari tahu dengan pasti penyebab dari kondisi yang dialami.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (AN)

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar