Sukses

Penggunaan Kosmetik Selama Kehamilan,Kesemutan & Hubungan Seksual

30 Apr 2014, 10:50 WIB
Wanita, 30 tahun.
Ass.wr.wb Malam dok, saya pgn rtanya? 1. Penggunaan kosmetik seperti tuljie apa bisa mempengaruhi perjembangan janin? Kosmetik yang aman buat bumil apa dok? 2. Kehamilan saya masuk ke 3 bln lbh tp da ngrasain kesemutan, cara menangani kesemutan apa bisa dengan obat? 3. Apakah boleh bumil pada waktu berhubungan mencapai organism klimak? Ada tidak dampak pd janin

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami akan coba menjawab pertanyaan Anda.

 
1. Penggunaan kosmetik seperti tuljie apa bisa mempengaruhi perjembangan janin? Kosmetik yang aman buat bumil apa dok? 
Cream pemutih yang dijula bebas biasanya mengandung merkuri. Beberapa krim pemutih juga mengandung retinoid yang dapat menggangu perkembangan janin. Sebaiknya bawa dulu krim anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Tampil cantik saat hamil sangatlah baik, akan tetapi cantik secara alami merupakan hal yang sangat indah, konsumsi gizi yang seimbang selama kehamilan. 

2. Kehamilan saya masuk ke 3 bln lbh tp da ngrasain kesemutan, cara menangani kesemutan apa bisa dengan obat?
Kesemutan saat hamil merupakan hal wajar, ini dikarenakan terjadi penekanan saraf pada tangan seiring dengan bertambahnya usia kehamilan terdapat penimbunan (retensi) cairan. Biasanya terjadi pada pagi hari saat bangun tidur. Untuk menguranginya bisa dilakukan pijatan ringan dan peregangan di tangan, merendam di air hangat, banyak minum air putih.
 
3. Apakah boleh bumil pada waktu berhubungan mencapai organism klimak? Ada tidak dampak pd janin 
Selama Anda tidak memiliki masalah selama kehamilan, maka Anda boleh melakukan hubungan seksual. Orgasme dapat menyebabkan kontraksi rahim, tetapi kontraksi ini berbeda dari kontraksi yang Anda alami sewaktu akan melahirkan. Orgasme sendiri tidak akan meningkatkan risiko persalinan prematur ataupun bayi dengan berat badan lahir rendah. Anda dianjurkan menghindari hubungan seks jika:
  • Memiliki riwayat persalinan prematur (sebelum waktunya) atau memiliki bayi lahir prematur
  • Pernah atau sering mengalami perdarahan per vagina
  • Terdapat perembesan air ketuban
  • Memiliki inkompetensi serviks (serviks terbuka sebelum waktunya)
  • Plasenta menutupi sebagian atau keseluruhan kanal serviks (plasenta previa)

Berikut kami lampiran artikel mengenai kehamilan untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar