Sukses

Penularan Sifilis dan HIV

20 Oct 2014, 10:01 WIB
Pria, 19 tahun.
Apakah ciuman atau makan dengan sendok yang Sama bisa menularkan sifilis? Dan bagaimana dengan HIV/AIDS?

Terima kasih atas pertanyaan Anda 

Menjawab pertanyaan Anda, jawabannya adalah bisa iya. Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis. Penularan sifilis juga dapat  menular melalui ciuman  atau melalui kontak penularan tidak langsung seperti pakaian dalam, selimut, sendok, pisau cukur dan handuk. 

HIV adalah merupakan suatu retrovirus yang menyerang  sel CD4 yang merupakan komponen sistem kekebalan tubuh manusia, dan kemudian akan menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), dimana  kondisi imunologinya sudah turun dan keadaan ini cukup fatal karena bisa menyebabkan kematian. HIV menular dari satu individu ke individu lainnya biasanya melalu transmisi seksual yaitu berhubungan seksual dengan individu yang terinfeksi. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik.yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Gejala awal umumnya tidak spesifik berupa demam, sakit kepala, penurunan berat badan, gejala mirip sakit flu. Namun pada tahap lanjut akan terjadi infeksi pada berbagai organ seperti otak, paru dan organ lain.

 

Bagaimana resiko penularannya melalui air  ludah atau ciuman?  Seperti cairan tubuh lainnya, pada individu yang terinfeksi HIV maka dalam air liurnya terdapat virus ini, tetapi potensi penularan melalui melalui air liur lebih rendah atau lebih kecil dibandingkan melalui darah atau serum. Terdapat beberapa faktor penghambat dalam air liur yang menyebabkan penurunan infektivitas HIV. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA) 

Salam, 

 

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar