Sukses

Panu pada Kulit

19 Oct 2014, 15:19 WIB
Wanita, 35 tahun.
Dear Dokter,Selamat malam Saya punya masalah kulit seperti panu di area punggung,sudah saya derita sudah bertahun tahun. saya sempat ke dokter kulit dan di indikasi saya menderita alergi dengan produk yang berbau wangi seperti sabun dan produk lain,saya dianjurkan untuk mempergunakan produk untuk bayi, tetapi saya tidak mengikuti kata dokter ,kemudian saya panu saya obati dengan lengkuas dengan cara di gosokkan ke kulit dan di oleskan dengan obat panu yang di jual bebas,syukur panu nya hilang,tetapi beberapa bulan lagi muncul kembali,saya benar benar malu dengan penyakit ini,padahal saya sudah menjaga kebersihan kulit. Pertanyaan saya: 1. Jenis penyakit kulit apa yang saya derita? 2.Apakah di perlukan pemeriksaan lab untuk memastikan jenis penyakit saya? 3.apa yang harus saya lakukan agar penyakit ini tidak muncul kembali. 4. Obat apa yang dapat menyembuhkan jenis penyaakit ini? 5. Apa yang menyebabkan saya dapat terhinggapi penyakit ini? Saya mohon jawaban dari dokter,maaf terlalu panjang. Trimakasih Salam
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terimakasih karena Anda telah memilih untuk menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter. 

Panu atau pitiriasis versikolor adalah infeksi ringan yang sering terjadi disebabkan oleh Malasezia furfur. Penyakit jamur kulit ini adalah penyakit koronis yang ditandai oleh bercak putih sampai coklat yang bersisik. Kelainan ini umumnya menyerang badan dan kadang- kadang terlihat di ketiak, sela paha,tungkai atas, leher, muka dan kulit kepala. Nama lainnya adalah tinea versikolor atau panu.

Kelainan kulit pitiriasis versikolor ditemukan terutama di punggung, dada, leher dan lengan walaupun dapat terjadi di bagian tubuh lain. Pada anak-anak, terkadang dapat timbul di daerah wajah. Timbul bercak putih atau kecoklatan yang kadang-kadang gatal bila berkeringat. Bisa pula tanpa keluhan gatal sama sekali, tetapi penderita mengeluh karena malu oleh adanya bercak tersebut. Pada orang kulit berwarna, kelainan yang terjadi tampak sebagai bercak hipopigmentasi (warna kulit lebih terang dibanding kulit sekitarnya), tetapi pada orang yang berkulit pucat maka kelainan bisa berwarna kecoklatan ataupun kemerahan. Di atas kelainan kulit tersebut terdapat skuama (sisik halus).

Pengobatan harus dilakukan menyeluruh, tekun dan konsisten. Kebanyakan pengobatan akan menghilangkan bukti infeksi aktif (skuama) dalam waktu beberapa hari, tetapi untuk menjamin pengobatan yang tuntas pengobatan ketat ini harus dilanjutkan beberapa minggu. Perubahan pigmen lebih lambat hilangnya. Daerah hipopigmentasi belum akan tampak normal sampai daerah itu menjadi coklat kembali. Sesudah terkena sinar matahari lebih lama daerah-daerah yang hipopigmentasi akan coklat kembali. Meskipun terapi nampak sudah cukup, bila kambuh atau kena infeksi lagi merupakan hal biasa, tetapi selalu ada respon terhadap pengobatan kembali. Tinea versikolor tidak memberi respon yang baik terhadap pengobatan dengan griseofulvin.

Obat-obat anti jamur yang dapat menolong misalnya salep whitfield, salep salisil sulfur, salisil spiritus, tiosulfatnatrikus (25%). Obat-obat baru seperti selenium sulfida 2% dalam shampo, derivate imidasol seperti ketokonasol, isokonasol, toksilat dalam bentuk krim atau larutan dengan konsentrasi 1-2% sangat berkhasiat baik.

Namun kami menyarankan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk pemeriksaan laboratorium, diperlukan pemeriksaan kerokan kulit atau pemeriksaan lampu wood untuk memastikan diagnosis.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (JF)

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter 

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar