Sukses

Sakit Kepala Sebelah, Bahaya?

17 Oct 2014, 05:58 WIB
Pria, 33 tahun.
Dokter yang budiman nama saya wisnu saya ingin menanyakan mengapa kepala saya terasa sakit sebelah dan sepertinya syaraf kepala saya terasa seperti ditari .dlam sehari saya migrain dengan skala 6 kali dalam sehari.,dan sangat mengganggu aktifitas saya,ini sudah terjadi lama sekali -? 6 tahun yg lalu .,pertanyaannya adakah syaraf pada kepala saya yg bermasalah ??
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 

 

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah Anda pernah mengalami nyeri seperti ini sebelumnya? Faktor apa sajakah yang mencetuskan nyeri kepala Anda? Misalnya Anda sedang stress? Nyeri kepala sebelah seperti apakah yang Anda alami saat ini?

Nyeri kepala sebelah yang berat disertai dengan gangguan pada mata sebelah (unilateral) dapat terjadi pada cluster headache. Mungkin jenis sakit kepala inilah yang Anda alami, bukan migraine.  Ciri-ciri nyeri kepala kluster adalah nyeri kepala berat atau sangat berat pada daerah orbital (sekitar mata) atau temporal (pelipis), yang hilang dalam 15-180 menit, jika tidak diobati, dan serangan sakit kepala dapat mencapai 16 kali dalam 48 jam. Keluhan sakit kepala disertai oleh salah satu dari tanda otonom berikut: ptosis (kelopak mata menurun), miosis (pupil mengecil), injeksi konjungtiva (mata merah), lakrimasi (air mata menetes), pilek, dan wajah kemerahan, bengkak, atau berkeringat. Kesemua keluhan tersebut muncul pada satu sisi. Bagaimana dengan Anda?

Nyeri ini dikarenakan oleh pelebaran (vasodilatasi) pembuluh darah yang menekan saraf trigeminal. Penyebab pastinya tidak diketahui. Nyeri ini dikatakan berhubungan dengan faktor genetik (keturunan) dan berhubungan pada perokok aktif. Apakah Anda merokok?

Sedangkan 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  1. Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju,red wine)

  2. Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan China dan Meksiko

  3. Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)

  4. Makanan yang difermentasi

  5. Alkohol (red wine)

  6. Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

Kami menyarankan Anda untuk berobat ke dokter spesialis saraf untuk memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah berbahaya atau tidak.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

6 Tanda Sakit Kepala Sudah Berbahaya

Migraine Sering Kambuh, Bagaimana Solusinya?

Hubungan Migraine dengan Tidur

5 Cara Alami Melawan Migraine

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar