Sukses

Batu Saluran Kencing

20 Oct 2014, 08:20 WIB
Pria, 33 tahun.
Dokter, kemarin saya sakit perut bagian kanan bawah, setelah didiagnosa dokter katanya ada penyumbatan saluran kencing, katanya ada batunya, Bagaimana cara menghilangkan dan meluruhkan batu pada saluran kencing apa ada obatnya?, dan Bagaimana pencegahannya ? karena saya takut dioperasi...
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Batu saluran kemih merupakan massa keras yang terbentuk dari pengendapan kristal yang ada di urin. Batu ini paling sering terbentuk didalam ginjal atau ureter (saluran kemih yang menghubungkan antara ginjal dengan kandung kemih). Namun dapat juga terbentuk dalam kandung kemih ataupun uretra (saluran yang menghubungkan antara kandung kemih dan alat kelamin). Berikut akan lebih dibicarakan tentang batu ginjal.

Batu ginjal dapat berukuran dari sekecil pasir hingga sebesar buah anggur. Kebanyakan dari batu ginjal yang terbentuk keluar bersama dengan urin tanpa menimbulkan keluhan. Jika batu ginjal berukuran besar (lebih dari 2-3 mm), barulah dapat menimbulkan keluhan karena tersumbatnya saluran kemih.

Sekitar 90 % dari batu ginjal yang berukuran 4 mm dapat keluar dengan sendirinya melalui urin. Namun, kebanyakan batu berukuran lebih dari 6 mm memerlukan intervensi. Pada beberapa kasus, batu yang berukuran kecil yang tidak menimbulkan gejala, dapat diobservasi selama 30 hari untuk melihat apakah dapat keluar dengan sendirinya sebelum diputuskan untuk dilakukan intervensi bedah. Tindakan bedah yang cepat, perlu dilakukan pada pasien yang hanya mempunyai satu ginjal, nyeri yang sangat hebat, atau adanya ginjal yang terinfeksi yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Jenis batu ginjal yang paling sering (lebih dari 80 %) adalah yang terbentuk dari kristal kalsium oksalat. Pendapat konvensional mengatakan bahwa konsumsi kalsium dalam jumlah besar dapat memicu terjadinya batu ginjal. Namun, bukti-bukti terbaru malah menyatakan bahwa konsunsi kalsium dalam jumlah sedikitlah yang memicu terjadinya batu ginjal ini. Hal ini disebabkan karena dengan sedikitnya kalsium yang dikonsumsi, maka oksalat yang diserap tubuh semakin banyak. Oksalat ini kemudian melalui ginjal dan dibuang ke urin. Dalam urin, oksalat merupakan zat yang mudah membentuk endapan kalsium oksalat. Jenis batu yang lain adalah yang terbentuk dari struvit (magnesium, ammonium, dan fosfat), asam urat, kalsium fosfat, dan sistin.

  • Batu struvit dihubungkan dengan adanya bakteri pemecah urea seperti Proteus mirabilis, spesies Klebsiela, Seratia, dan Providensia. Bakteri ini memecah urea menjadi ammonia yang pada akhirnya menurunkan keasaman urin.
  • Batu asam urat sering terjadi pada penderita gout, leukemia, dan gangguan metabolism asam-basa.  Semua penyakit ini menyebabkan peningkatan asam urat dalam tubuh.
  • Batu kalsium fosfat sering berhubungan dengan hiperparatiroidisme dan renal tubular acidosis.
  • Batu sistin berhubungan dengan orang yang menderita sistinuria.

Pola makan yang dianjurkan tergantung dari jenis batunya, yang biasanya dapat diketahui dari pemeriksaan air kemih/kencing. Pengaturan pola makan ini pun masih harus dilakukan dalam pengawasan ahli gizi agar pada akhirnya tidak terjadi kekurangan. Batu yang paling sering terjadi adalah batu kalsium-oksalat dan batu urat, untuk itu pembahasan akan dibatasi hanya pada diet batu kalsium-oksalat dan batu urat.

Batu kalsium-oksalat --> menjaga asupan kalsium tetap normal/sedikit rendah; mengurangi asupan garam dan protein hewani; kurangi konsumsi bahan makanan dan minuman sumber oksalat (kafein, teh, minuman soda/soft drink).

Batu urat --> kurangi konsumsi bahan makanan dan minuman sumber asam urat (melinjo, emping, kacang-kacangan, bayam, coklat).

Kurangnya asupan cairan dan kurang aktivitas juga merupakan salah satu faktor penyebab terbentuknya batu (tanpa melihat jenisnya), sehingga sangat disarankan untuk meningkatkan asupan cairan hingga 2-3 liter/hari dan melakukan aktivitas fisik rutin dan teratur. Namun bukan berarti jika Anda banyak minum air dapat secara pasti mencegah batu ginjal, karena pembentukan batu ginjal berdasarkan banyak faktor seperti yang salah satunya disebutkan di atas adalah pola makan. 

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

6 Alasan Harus Cukup Minum Air Putih

Air Penting Untuk Kesehatan Tubuh

5 Fakta Penting Mengenai Air

Benarkah Kita Harus Minum Air 8 Gelas per Hari?

Fakta dan Mitos Seputar Air Minum

Batu Ginjal

Batu Ginjal, Tak Hanya karena Kurang Minum

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar