Sukses

Penyebab Mendengkur
25 Apr 2014, 18:37 WIB
Pria, 26 tahun.
Dok saya mau tanya. Apakah dampak tidur mengorok bagi kesehatan? saya sedikit akan bercerita, dulu sewaktu saya berumur 18-21 th, tinggi badan saya 160cm, berat badan 52kg. saya ketika tidur mengorok itu hanya pada saat capek ataupun intensitas tidak sering, namun saat ini setiap saya tidur ataupun baru tertidur sebentar saja saya langsung mengorok dan suaranya kencang. selanjutnya ketika bangun tidur mulut dan tenggorokan juga menjadi kering. mohon untuk penjelasan penyebab dan solusinya dok. owh,, iya satu lagi dok, lubang hidung saya sebelah ada yang lebih sempit, apakah itu juga bisa jadi penyebabnya? terima kasih.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak/Saudara yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Mendengkur dapat disebabkan oleh berbagai hal, namun yang paling mendasar adalah adanya getaran  dari jaringan dan otot saluran pernapasan akibat tersumbatnya jalan napas selama tidur. Pada mereka dengan berat badan berlebih juga dapat terjadi sumbatan jalan napas yang dapat menjadi penyebab mendengkur dan juga dapat menyebabkan sumbatan jalan napas saat tidur atau dikenal dengan OSA (Obstructive Sleep Apnea).

Berikut artikel yang dapat Anda akses sehubungan Mendengkur:

Berbahayakah Dengkur Anda?

Bahaya Mengorok

Adapun sumbatan jalan napas dapat terjadi pada beberapa keadaan berikut:

  • Lemahnya otot di saluran pernapasan yang menyebabkan saluran pernapasan menutup ketika tidur (karena merokok)

  • Gangguan posisi rahang yang dapat disebabkan oleh otot yang tegang

  • Obesitas yang menyebabkan deposit lemak di sekitar saluran napas dan leher yang pendek

  • Sumbatan mekanik di saluran napas, seperti amandel, kelenjar adenoid

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi mendengkur terbagi atas non-bedah dan bedah.

A. Non-bedah

1. Perubahan tingkah laku/gaya hidup: 

  • Latihan olahraga untuk memperkuat otot-otot dan mengurangi berat badan. Apabila berat badan Anda naik lalu Anda menjadi mendengkur, maka solusi termudah adalah dengan mengurangi berat badan sekitar 2-5 kg

  • Hindari alkohol, makan berlebihan, atau snack 4 jam sebelum tidur. Alkohol dapat meningkatkan relaksasi dari otot palatum (langit-langit mulut), lidah, leher, dan faring. Semakin otot ini berelaksasi maka jalan napas akan semakin kolaps atau mengecil dan getaran dari jaringan akan semakin hebat.

  • Hindari obat penenang, obat tidur maupun anti histamin sebelum tidur (sama dengan alkohol)

  • Hentikan merokok

  • Tidur dengan posisi miring

  • Meninggikan bagian kepala dari tempat tidur sekitar 10 cm

2. Menggunakan berbagai alat bantu yang ada: 

  • dental devices,

  • nasal devices,

  • Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) hidung

B. Bedah

Tindakan operasi adalah pilihan terakhir yang dapat dilakukan untuk mengurangi penderita mengorok saat tidur, terutama apabila gangguan yang ada dilatarbelakangi oleh keunikan anatomi. Tindakan pembedahan yang dapat dilakukan untuk memperluas jalan napas atas antara lain adalah:

  1. Operasi hidung,

  2. Operasi palatum, dengan atau tanpa tonsilektomi,

  3. Operasi reduksi pangkal lidah,

  4. Operasi maksilomandibular,

  5. Trakheotomi.

Cobalah dengan cara-cara sederhana seperti tidur dengan posisi miring, meninggikan bantal kepala atau menggunakan 2 bantal kepala sehingga posisi kepala lebih tinggi, berolahraga dan menghindari konsumsi makanan/alkohol dalam 4 jam sebelum tidur. Jika cara-cara tersebut tidak berhasil, Anda dapat mengunjungi dokter untuk pemeriksaan fisik lebih lanjut dan pemeriksaan penunjang lebih lanjut seperti foto x-ray/MRI saluran napas.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar