Sukses

Keputihan Abnormal

23 Apr 2014, 11:03 WIB
Wanita, 21 tahun.
Dok sebulan lalu saya mengalami keputihan berwarna coklat di awal dan akhir menstrulasi. Saat itu vagina saya juga terasa tidak nyaman, rasanya seperti pedas dan agak panas setelah buang air kecil, kadang terasa agak gatal juga. Bulan ini saya mengalami keputihan berwarna coklat lagi tapi seminggu setelah masa menstrulasi saya berakhir dengan keluhan yang sama. Apakah keputihan berwarna coklat yang saya alami berbahaya dok? Selama 2 bulan itu saat menstrilasi saya tidak merasakan nyeri di perut dan juga pegal" di pinggang. Terima kasih,

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Merujuk dari keluhan Anda, kemungkinan Anda memang mengalami keputihan yang abnormal. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

 

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu (jika Anda sudah menikah). Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Pengobatan apa sajakah yang sudah teman Anda peroleh? Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. 

Untuk itu kami menganjurkan agar teman Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan lebih lanjut. 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (DNA)

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar